Waspadai Penipuan Tiket DWP 2016 lewat Situs Palsu

Kompas.com - 31/10/2016, 16:11 WIB
Perhelatan akbar festival musik dance terbesar di Indonesia, Djakarta Warehouse Project 2014 (DWP 2014), sukses digelar selama dua hari berturut-turut. KOMPAS.COM/SYAFRINA SYAAFPerhelatan akbar festival musik dance terbesar di Indonesia, Djakarta Warehouse Project 2014 (DWP 2014), sukses digelar selama dua hari berturut-turut.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Promotor Djakarta Warehouse Project (DWP) 2016, Ismaya Live, mengimbau kepada calon pembeli tiket festival dance music tahunan tersebut untuk mewaspadai penipuan.

Sebab, kini sedang marak modus penipuan penjualan tiket menggunakan situs palsu atau typosquatting.

Situs tersebut digunakan penipu yang mengatasnamakan Ismaya dan DWP untuk menjual e-voucher alias tiket palsu kepada calon pembeli.

"Kami sangat tidak menyarankan calon pembelli tiket DWP 2016 untuk membeli tiket dari orang-orang asing atau tempat-tempat yang tidak terdaftar di website kami," kata Asisstant Brand Manajer Ismaya Live, Sarah Deshita, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (31/10/2016).

Karena itu pihaknya mengingatkan kepada calon pembeli tiket DWP 2016 untuk membeli melalui situs resmi www.djakartawarehouse.com dan rekanan ticketbox resmi DWP yang terdaftar dalam www.djakartawarehouse.com/ticket.

Ia juga meminta agar apabila menemukan atau menghadapi kasus yang berindikasi penipuan online atau typosquatting mengatasnamakan Ismaya Live atau DWP, calon pembeli segera melakukan verifikasi kepada Ismaya Live.

Bisa juga lewat email info@djakartawarehouse.com atau melalui telepon di 08111460467.

"Ismaya Live tidak bertanggung jawa atas kerugian yang diderita oleh calon pembeli yang disebabkan karena hal-hal tersebut," ucap Sarah.

DWP 2016 akan kembali digelar di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat pada 9 - 10 Desember 2016.

Sejumlah disc jockey atau DJ dari Tanah Air dan mancanegara akan mengisi festival yang digelar untuk kali ke delapan ini.

Ada Hardwell dan Carl Cox, DJ dan produser Norwegia yang berada di balik lagu "Faded", Alan Walker, duo DJ asal Belanda, W&W, band drum dan bas dari Inggris Rudimental, resident DJ Tomorrowland, Yves V, serta DJ bergenre tropical house, dan Lost Frequencies.

Selain itu, ada pula Blasterjaxx, Brennan Heart, DJ Snake, G.T.A, KSHMR, MaRLo, Martin Garrix, Rudimental, Snakehips, W&W, Yellow Claw, Yves V, dan Zedd.

Sedangkan dari Tanah Air ada Dipha Barus, WW, dan Yesterdays Afternoon Boys. Mereka akan tampil di hari pertama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X