Demi Totalitas, Reza Rahadian Tak Pernah Setengah-setengah

Kompas.com - 02/11/2016, 13:21 WIB
Reza Rahadian usai jumpa penggemar di Summarecon Mall, Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/10/2016) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGReza Rahadian usai jumpa penggemar di Summarecon Mall, Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/10/2016) malam.
|
EditorPalupi Annisa Auliani


KOMPAS.com
– Reza Rahadian bisa dibilang bukan seorang aktor yang setengah-setengah. Totalitas berlakon pria kelahiran 1987 ini terbukti antara lain dari kerelaannya mengubah penampilan sesuai peran yang ia mainkan.

Baru-baru ini, misalnya, Reza mewarnai pirang kecoklatan rambutnya demi film Surga yang Tak Dirindukan 2. Di film terbarunya itu, ia memerankan karakter dokter Syarief yang keturunan Hongaria.

“Jika orang-orang melihat tiba-tiba penampilan (saya) ada yang berubah, itu pasti karena sedang memerankan sebuah karakter,” tutur Reza seperti dikutip‎ Kompas.com, ‎Selasa (25/10/2016).

Kesungguhan Reza mendalami peran juga tidak sebatas pada penampilan fisik. Untuk memerankan Samsudin dalam Perempuan Berkalung Sorban, ia sampai melakukan riset data psikologis terkait kepribadian tokoh itu.

Reza bahkan belajar bahasa Jerman sebelum memerankan sosok Habibie dalam Habibie & Ainun. Pria ini mengikuti tiga kali kursus selama 1,5 jam sebelum produksi film dimulai.

”Dialog berbahasa Jerman-nya banyak, 10-13 persen. Ada adegan presentasi tentang pesawat dalam bahasa Jerman juga,” ujar Reza pada kesempatan lainnya, seperti dikutip Kompas.com,‎ Rabu (18/7/2012).

Tak sia-sia, keseriusan interpretasi Reza akan Presiden ketiga Indonesia itu menyabet Piala Citra 2013 untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik. Ia pun terpilih kembali memerankan Habibie di prequel film tersebut, Rudy Habibie, dan Habibie & Ainun 3 tahun depan.‎

Berbakat dan cemerlang

Bakat Reza telah terpancar serta memesona masyarakat sejak ia memulai karier sebagai model. Pada 2004, ia berhasil meraih juara Favorite Top Guest majalah Aneka Yess!.

Reza membuktikan kemampuannya di dunia akting lewat film Emak Ingin Naik Haji selang dua tahun kemudian. Zein, karakter yang ia mainkan, membawanya masuk dalam nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2009.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X