Susan Bachtiar Ucapkan Dua Kata di Garis "Finish" Lari Maraton Chicago

Kompas.com - 04/11/2016, 09:01 WIB
Susan Bachtiar dalam peluncuran SK-II Facial Treatment Essence di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGSusan Bachtiar dalam peluncuran SK-II Facial Treatment Essence di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Berlari selama lima jam 21 menit, model dan artis peran Susan Bachtiar langsung mengucapkan dua kata saat tiba di garis finish Chicago Marathon pada 9 Oktober 2016 lalu.

"Cuman (ucapkan) 'puji Tuhan' aja sih," kata Susan dalam wawancara di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Selasa (1/11/2016).

Pasalnya, Susan memiliki masalah sakit pinggang yang sering kambuh. Saat ikut lari maraton di Jakarta setahun lalu, Susan sempat merasakan keram pada punggungnya pada kilometer 10 terakhir.

"Mungkin karena panasnya minta ampun kayak ada tujuh matahari di atas. Jadi pijit-pijit, terus lari lagi. Tapi banyak orang yang bantuin, kasih salep otot dan minum," ucapnya.

Beruntung, ketika ikut maraton di Chicago, Amerika Serikat, cuacanya sejuk sehingga ia tak cepat lelah. Sempat terasa nyeri saat baru setengah jalan, tetapi Susan bisa mengatasinya.

"Yang namanya punya backpain, mikirnya gini 'di kilometer berapa backpain-nya mulai sakit?'. Di kilometer 25, sudah mulai sakit. Tapi karena sering lari, jadinya cuman pemanasan sih. Kalau sakit, pemanasan lagi," ujarnya.

Ditambah lagi, Susan mendapat banyak dukungan. Sehingga ia menjadi tak begitu memikirkan sakit pinggang dan rasa lelahnya.

"Puji Tuhan kekuatan lari saya masih ada meskipun capek, dibantu sama supporter. Kalau di luar negeri, sepanjang jalan pasti ada supporter. Ada yang ngasih minuman, makanan. Pokoknya kami disemangati banget sama mereka," ucap Susan.

"Makanya, pas sampai finish, cuman ucapin puji Tuhan karena tidak cedera dan masih sehat. Masih bisa jalan lurus, dan tidak collaps," tambahnya.

Di Chicago, Susan lari demi mencari dana untuk membuat rumah singgah bagi keluarga anak-anak penderita kanker yang berobat di Jakarta.

Orang-orang yang mendukungnya bisa menyumbang dana lewat Yayasan Ronald McDonald House Charities (rmhc.or.id).

Rencananya rumah singgah itu akan dibangun di dalam RSCM, Jakarta, agar keluarga pasien yang tinggalnya jauh dan kurang mampu bisa tinggal di sana selama kerabat mereka menjalani perawatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X