Ahmad Dhani Sayangkan Pembatalan Konser Dewa 19 di Dua Kota

Kompas.com - 08/11/2016, 14:28 WIB
Ahmad Dhani memberi keterangan pers soal dirinya dilaporkan ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Jumpa pers itu diadakan di rumah Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016). KOMPAS.COM/TRI SUSANTO SETIAWANAhmad Dhani memberi keterangan pers soal dirinya dilaporkan ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Jumpa pers itu diadakan di rumah Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Artis musik Ahmad Dhani (44) menyayangkan pembatalan konser Dewa 19 di Palembang pada 9 November 2016 dan di Jakarta pada 11 November 2016. 

Pembatalan itu dilakukan setelah polisi tidak mengeluarkan izin untuk penyelenggaraan konser tersebut.

Dhani mengaku tak mengetahui penyebab izin itu tak dikeluarkan oleh polisi.

"Saya enggak tahu kenapa polisi tidak memberikan izin. Konser Dewa 19 itu eksklusif," ucap Dhani di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016).

Menurut Dhani, tak perlu ada kekhawatiran akan penyelenggaraan konser Dewa 19 di dua kota tersebut. Konser itu akan diadakan secara eksklusif dengan tiket seharga di atas Rp 1 juta dan di dalam ruangan.

"Jadi, enggak ada hubungannya sama Projo (pihak yang melaporkan Dhani ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo), kecuali ini konser di lapangan, ya. Tiket konser Dewa 19 selalu di atas Rp 1 juta, bukan konser di lapangan yang gratisan," ucapnya.

"Jadi, kasihan promotornya kalau itu tidak terjadi. Dewa 19 kan sudah separuh dibayar. Kalau enggak jadi, mereka kan sudah sewa gedung, kalau di-cancel atau diundur dia kena charge fee," ucapnya lagi.

Dhani dilaporkan oleh Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) dan Projo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (7/11/2016) dini hari atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dalam orasi Dhani pada 4 November 2016 di Jakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X