DWP 2016 Punya Tiga Panggung Spektakuler

Kompas.com - 29/11/2016, 21:36 WIB
Jumpa pers DWP 2016 di Blowfish, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGJumpa pers DWP 2016 di Blowfish, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisstant Brand Manager Ismaya Live Sarah Deshita menyebut panggung Neon Jungle akan menjadi yang paling hype dalam gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP) 2016 hari pertama, Jumat (9/12/2016).

Untuk diketahui, DWP tahun ini bakal digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 9 dan 10 Desember 2016.

"Untuk stage Neon Jungle Live, itu sebenarnya hype banget," kata Sarah dalam jumpa pers di Blowfish, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

Alasannya, para penampil di panggung ini akan bermain secara live-set. Di mana sang DJ hanya merekam beat dan bassline musiknya, kemudian melodinya dimainkan secara langsung lewat synthetizer, instrumen-instrumen musik, ataupun vokal. Ini berbeda dari DJ-set yang sekadar memindah-mindahkan lagu sambil memainkan efek musik.

"Karena mereka mainnya akan live-set. Kalau lihat live-set Rudimental, akan full band, bawa saksofonisnya segala macam," ucap Sarah.

Tetapi, lanjut Sarah, panggung-panggung lainnya juga tak akan kalah spektakuler. Misalnya di panggung utama Garudha Land yang nantinya menampilkan Martin Garrix, DJ Snake, Dipha Barus, dan lainnya.

Dengan tata panggung yang berbentuk kepala burung garuda lengkap dengan sayap dan kembang api, panggung ini diprediksi akan menambah daya tarik party goes.

"Sebenarnya sih cukup ekual ya. Garudha Land sama kencengnya di hari kedua, ada Hardwell dan DJ Snake. Hari pertama ada Martin Garixx, Zedd. Main stage amanlah," ucap Sarah.

Begitu pun dengan panggung Life in Color Kingdom pada hari kedua DWP 2016. Panggung berbentuk kepala singa raksasa itu bakal menjadi tempatnya para penonton berpesta dengan cat warna-warni yang akan disemprotkan ke arah mereka.

"Kalau day 2, terutama dengan panggung Life in Color Kingdom, ada local ada G.T.A juga untuk party dengan cat-cat warna warni," kata Sarah.

"Panggung Cosmic Station terkenal dengan trans dan hard style-nya. That's why kami ada Brennan Heart. Panggung The Darker Side justru malah yang lebih tenang, lebih tekno dan lebih underground lagi. Jadi semuanya sama," tambahnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X