Farah Quinn Urus Sambal

Kompas.com - 01/12/2016, 18:55 WIB
Farah Quinn KOMPAS.com/Wardah FajriFarah Quinn
EditorAti Kamil

SURABAYA, KOMPAS.com -- "Opo kabare Suroboyo?" tanya koki Farah Quinn (36) kepada warga Surabaya yang mengunjungi acara Taste of Surabaya di lapangan parkir utara Lenmarc, Selasa (29/11/2016).

"Apik....!" ujar ratusan pengunjung itu dengan nada gembira.

Farah lantas bercerita tentang kesibukannya saat ini.

"Saya lagi banyak disibukkan dengan roadshow dan keliling dunia. Saya juga sedang fokus mengeluarkan produk sendiri, yaitu swimwear, piring dari bahan bambu, dan sambal," ujarnya.

Soal sambal, wanita berdarah Palembang, Sumatera Selatan, itu mengatakan tengah gencar mempromosikan sambal kemangi racikannya sendiri.

Sambal itu masih dijual secara terbatas di Jakarta dan Surabaya. Farah berharap sambal racikannya bisa segera dipasarkan ke daerah lain.

Pada acara itu, Farah mengatakan menyukai makanan Jawa Timur, antara lain rawon dan lontong kupang. Saat di Jakarta, dia membuat rawon untuk anaknya, Armand Fauzan Quinn (9).

Namun, untuk lontong kupang, ibu satu anak itu kesulitan membuatnya karena tidak mendapatkan salah satu bahan utama, yakni kupang. Kupang adalah hewan laut sejenis kerang berukuran sebesar biji beras.

Ada yang berminat mencarikan kupang untuk Farah? (ADY/SYA)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 1 Desember 2016, di halaman 32 dengan judul "Urus Sambal".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X