Raffi Ahmad Mengaku Pernah Tertipu hingga Miliaran Rupiah

Kompas.com - 05/12/2016, 21:37 WIB
Raffi Ahmad menghadiri jumpa pers film animasi Finding Dory, yang merupakan produksi Disney Pixar, di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/6/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANRaffi Ahmad menghadiri jumpa pers film animasi Finding Dory, yang merupakan produksi Disney Pixar, di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/6/2016).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Pembawa acara dan artis peran Raffi Ahmad (29) mengaku pernah ditipu hingga miliaran rupiah dalam berbisnis.

Hal itu diungkapkan oleh suami dari artis peran Nagita Slavina ini ketika menceritakan pengalamannya dalam menjalankan usaha.

"Gue pernah berbisnis dibohongi Rp 1 miliar-lah, Rp 100 juta-lah, sejuta, seperak," kata Raffi dalam jumpa pers film Rafathar di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2016).

Raffi enggan menyebut usaha apa yang menyebabkan ia merugi. Pengalaman itu pun dijadikannya bahan.

"Kalau kita bisnis, ketipu jangan salahin kanan kiri. Yang penting belajar aja, nanti ke depannya jangan mau dibohongi lagi. Berbisnis itu harus pintar," tutur ayah dari Rafathar Malik Ahmad ini.

"Jangan sampai kita mencari rezeki demi sesuap nasi menjadi trauma. Yang penting, niat dan usaha aja," sambungnya.

Raffi mengaku mulai berbisnis pada usia 17 tahun. Berbagai usaha sudah dijalankannya, dari rumah produksi, pakaian, hingga makanan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, akunya lagi, ketika itu ia belum cukup ilmu sehingga bisnis tersebut tidak berjalan.

"Baru pada umur 29 tahun gue merasa benar menjalaninya. Gigi (Nagita) aja gue ajarin bisnis," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X