Ruth Sahanaya dan Kota Spesial

Kompas.com - 06/12/2016, 21:38 WIB
Ruth Sahanaya usai tampil dalam konser Tribute to Mike Mohede di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2016) malam KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRuth Sahanaya usai tampil dalam konser Tribute to Mike Mohede di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2016) malam
EditorIrfan Maullana

SURABAYA, KOMPAS.com - Bagi penyanyi Ruth Sahanaya, Surabaya merupakan kota spesial. Selama 30 tahun berkecimpung di industri musik dan bolak-balik ke Surabaya, para penggemar di "kota pahlawan" itu selalu membuatnya terkesan.

Sabtu (3/12), Ruth Sahanaya konser bersama dua rekannya, Krisdayanti dan Titi DJ, yang tergabung dalam 3 Diva. Malam itu, Uthe-begitu ia sering disapa-melantunkan lagu "Love Will Find A Way" di hadapan sekitar 400 penonton.

Mendengar suara merdu Uthe, para penonton pun ikut bernyanyi. Uthe membalasnya dengan menyodorkan mikrofon kepada mereka.

"Setiap kali aku tampil di Surabaya, suasana yang aku rasakan dan kesan yang aku dapatkan selalu berbeda. Penontonnya seru dan hafal semua lirik laguku," ujarnya.

Pelantun lagu "Tak Ku Duga" itu menganggap Surabaya sebagai salah satu kota yang menentukan kesuksesan seorang penyanyi. "Karena itu, dibandingkan kota-kota lain, frekuensi manggung aku paling banyak di Surabaya. Kota ini sudah seperti rumah kedua," kata Uthe.

Selain terkesan dengan energi positif penggemarnya, makanan di Surabaya juga membuat Uthe sering rindu berada di kota itu. "Paling kangen sama makanan di kawasan Tambak Bayan, semuanya enak-enak," ucapnya. (ADY)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 6 Desember 2016, di halaman 32 dengan judul "Kota Spesial".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X