Gelar Tur Dunia "Stand Up Comedy", Pandji Pragiwaksono Enggan Masuk Muri

Kompas.com - 08/12/2016, 17:12 WIB
Pandji Pragiwaksono usai menghadiri bincang-bincang anak dengan kanker di Bebek Bengil, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGPandji Pragiwaksono usai menghadiri bincang-bincang anak dengan kanker di Bebek Bengil, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan komika Pandji Pragiwaksono (37) mengaku sempat mendapat tawaran masuk daftar Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

Itu karena ia dianggap sebagai orang Indonesia pertama yang melakukan tur dunia untuk pertunjukan stand-up comedy. Namun, Pandji mengaku memilih untuk tidak menerima tawaran tersebut.

"Tahun ini pencapaian terbesar saya di stand up comedy lewat Juru Bicara. Saya kira saya komedian pertama, tapi ternyata saya orang Indonesia pertama yang bikin tur stand up comedy," katanya dalam wawancara di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).

"Sempet ditawarin masuk Muri, tapi saya enggak mau, enggak nerima," tambahnya.

Ia mengaku sebenarnya ada keinginan agar orang-orang tahu akan prestasinya itu. Namun Pandji kemudian berpikir tak perlu menggunakan Muri untuk itu.

"Jadi enggak apa-apalah he-he-he. Yang penting yang terinspirasi adalah anak-anak saya," ujarnya.

Sebagai informasi, Pandji menggelar tur dunia stand-up comedy bertajuk "Juru Bicara" di 24 kota di lima benua dari 2 April hingga 10 Desember 2016.

Kota-kota yang ia datangi di antaranya, Shanghai, Beijing, Hannover, Leipzig, Berlin, Frankfurt, Muenchen, dan Medan, Yogyakarta, Tokyo, Melbourne, dan Sidney.

Ia lalu ke Los Angeles, San Fransisco, Washington DC, Chicago, Philadelphia, Boston, Liverpool, Balikpapan, Surabaya, Pretoria, Makassar, dan Jakarta,

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X