Once Mekel: Saya Lihat Banyak yang Lupa Komitmen

Kompas.com - 21/12/2016, 14:00 WIB
Once Mekel usai peluncuran lagu tema film Surga yang Tak Dirindukan 2 di gedung MD Entertainment, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGOnce Mekel usai peluncuran lagu tema film Surga yang Tak Dirindukan 2 di gedung MD Entertainment, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi Once Mekel (46) berpendapat saat ini banyak orang yang lupa pada komitmen ketika bangsa Indonesia dibentuk. Indonesia, kata Once, didirikan di atas berbagai perbedaan.

"Saya merasa akhir-akhir ini mungkin banyak orang agak lupa komitmen awal leluhur bangsa ini. Bangsa ini terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan sebagainya. Itu sebagai sesuatu kekuatan kita," ujarnya di ballroom Djakarta Teater, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).

Karena itulah Once merasa prihatin dengan lunturnya rasa semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang dijunjung selama ini.

Sebagai pemusik, ia ingin menumbuhkan semangat rasa persatuan kembali.

Bersama 30 musisi lintas generasi dan genre itu, Once ikut serta dalam proyek single kolaborasi berjudul "Satu Indonesiaku".

"Karena kami pada dasarnya penyanyi dan seniman. Ini keahlian kami. Itu tidak sulit dilakukan. Apalagi ketika kami punya satu dorongan dan concern yang sama. Kami punya kewajiban moral sebagai penyanyi untuk ikut dalam program ini," kata Once.

Lagu "Satu Indonesiaku" merupakan gabungan dari empat lagu yang diaransemen oleh komposer Erwin Gutawa.

Keempat lagu itu adalah "Rayuan Pulau Kelapa" karya Ismail Marzuki, "Kolam Susu" karya Yok Koeswoyo, "Zamrud Khatulistiwa" karya Guruh Soekarnoputera, dan "Pemuda" karya Candra Darusman.

Lagu itu digagas oleh pembawa acara dan politisi Tantowi Yahya bersama Ketua Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) Gumilang Ramadhan.

Adapun sederet musisi yang terlibat adalah Raisa, Ariel "NOAH", Momo "Geisha", Afgan Syahreza, Gita Gutawa, Marcell, Rossa, Glenn Fredly, Isyana Sarasvati, Andre Hehanussa, dan Ikke Nurjanah.

Ada pula Tulus, Cita Citata, Bimbo, Vina Panduwinata, Once Mekel, Tompi, Tantowi Yahya, Judika, Cakra Khan, Giring "Nidji", Elfa's Singers, Erwin Gutawa, dan Edo Kondologit.

Lagu-lagu itu tidak dikomersialkan. Rencananya, lagu itu akan serentak diputar di radio dan televisi se-Indonesia mulai 21 Desember 2016.

Selain itu akan diputar pula di 800 layar jaringan bioskop XXI sebelum pemutaran film diputar, inflight penerbangan Garuda Indonesia, dan YouTube.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X