Dari Kekhawatiran, Rano Karno Bikin "The Last Barongsai"

Kompas.com - 21/12/2016, 18:05 WIB
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Film The Last Barongsai, yang diangkat dari novel berjudul sama karya Rano Karno, rupanya lahir karena kekhawatiran pribadi Rano akan keberadaan unsur-unsur tradisional pada masa kini.

"Ini sebenarnya hanya kekhawatiran pribadi, bahwa suatu saat orang tidak lagi bermain tanjidor, bermain cokek. Nah, sama, barongsai ini secara nyata bukan tidak ada, tetapi yang lebih banyak mainkan adalah anak-anak di luar pribumi, di mana anak-anak (dari) etnis (bersangkutan) sudah tidak menggemari lagi," ujar Rano ketika mengadakan jumpa pers di  Kopi Klyan, Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/12/2016).

Pemeran Doel dalam sinetron seri Si Doel Anak Sekolahan ini melihat bahwa barongsai harus dilestarikan.

"Intinya di situ, kebudayaan itu harus dipertahankan dan dijaga, dilestarikan, karena itu adalah sebuah kekuatan satu bangsa," ujarnya.

Sementara itu, kisah The Last Barongsai terinspirasi dari kehidupan etnis Tionghoa di Tangerang, Banten.

"Ada sebuah kultur yang menarik di Tangerang, yaitu Cina Benteng. Mereka ini terbentuk setelah perang pada tahun 1740, perang VOC dengan Tionghoa. Mereka pecah, ada yang lari ke Tangerang dan Karawang," katanya.

"Ternyata, etnis ini sangat memengaruhi ekonomi segala macamlah. Bahkan, memengaruhi segi agama. Banyak ulama China yang terkenal, tetapi saya tidak membicarakan itu. Saya bicara ada kesenian yang sama dengan Betawi," katanya.

Film The Last Barongsai dibintangi oleh Tyo Pakusadewo, Dion Wiyoko, Azis Gagap, Rano Karno, Furry Citra, dan Vinessa Inez.

Film yang disutradarai oleh Ario Rubbik itu akan diputar mulai 26 Januari 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.