Lima Hari Pemutaran, "Cek Toko Sebelah" Raih 500.000 Penonton

Kompas.com - 01/01/2017, 19:47 WIB
Ernest Prakasa (mengenakan t-shirt biru muda, di tengah depan, mengangkat kedua tangan) bersama mereka yang juga ambil bagian dalam acara menonton bareng film Cek Toko Sebelah di Mega Bekasi XXI, Jawa Barat, pada Minggu (1/1/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGErnest Prakasa (mengenakan t-shirt biru muda, di tengah depan, mengangkat kedua tangan) bersama mereka yang juga ambil bagian dalam acara menonton bareng film Cek Toko Sebelah di Mega Bekasi XXI, Jawa Barat, pada Minggu (1/1/2017) sore.
|
EditorAti Kamil

BEKASI, KOMPAS.com -- Sejak dirilis pada 28 Desember 2016, film drama komedi Cek Toko Sebelah berhasil meraih 500.000 penonton atau pelanggan. 

Istilah pelanggan digunakan oleh Ernest selaku sutradara film tersebut karena mengibaratkan film yang diputar di gedung bioskop itu toko yang dibuka.

Perolehan penonton itu diungkapkan oleh Ernest, yang juga main dalam film tersebut. ketika ia diwawancara di Mega Bekasi XXI, Jawa Barat, tempat acara menonton bareng film itu pada Minggu (1/1/2017) sore.

"Per kemarin itu 445.000-an (penonton), empat hari tayang. Hari ini (hari kelima pemutaran), 500.000-an udah sih, tadi per siang ini, per jam tiga (pukul 15.00 WIB) tadi," terang Ernest.

Melihat angka itu, ayah dua anak ini mengaku optimistis bahwa film CTS akan mampu menembus angka satu juta penonton.

"Satu juta (penonton) sih, secara di atas kertas ya, udah bisa dibilang hampir pasti di tangan, karena melihat tren penjualan (tiket) kan. Jadi, enggak muluk-muluk, satu juta sih kalau lihat grafiknya ya," ujarnya.

Ernest pun menargetkan, dalam tiga atau empat hari ke depan, CTS akan bisa mengumpulkan satu juta penonton.

"Tinggal masalahnya bisa satu koma berapa (juta), ya itu tergantung dari banyak hal. Orang share atau enggak ceritanya ke temen-temennya. Biasanya, kalau film udah di minggu kedua ketiga itu, kami udah enggak bisa promosi banyak," katanya.

"Itu udah tergantung sama mouth to mouth aja, dari rekomendasi temen ke temen, grup BBM atau WhatsApp. Kalau itu positif, mungkin masih bisa berjalan sampai (akhir) Januari (2017)," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.