Rahasia Tukul Arwana Menjalani Hidup...

Kompas.com - 18/01/2017, 22:17 WIB
Tukul Arwana KOMPAS.com/DEWI SAVITRITukul Arwana
Penulis Dewi Savitri
|
EditorPalupi Annisa Auliani

 KOMPAS.com - Masih ingat dengan Tukul Arwana? Atau lebih akrab dengan slogan "Kembali ke Laptop..." yang sempat jadi ikon untuk setiap penampilannya? Apa kabar Tukul sekarang?

Bertahun-tahun memandu acara talkshow yang membesarkan namanya dengan slogan itu, Tukul kini mencoba peruntungan baru. Sejak akhir 2016 dia didapuk memandu program "The Interview" di Kompas TV, dengan format "lebih serius".

Ditemui Kompas.com di lokasi pengambilan gambar program barunya, Tukul mengaku tak menyesal "berpisah" dengan kata-kata yang sudah melambungkan namanya itu.

“Saya selalu bersyukur apa yang sudah Tuhan berikan kepada saya” ujar dia lugas, Selasa (17/1/2017).

Ia pun berkeyakinan, slogan-slogan lain akan muncul sendiri seiring waktu. "Kreativitas itu mengalir begitu saja," kata dia.

Rahasia syukur

Kalau banyak orang menggaungkan kisah hidup dengan frasa "from zero to hero", Tukul mengaku perjalanannya sampai dikenal banyak orang ibarat "from minus zero to hero".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jauh sebelum dikenal sebagai pesohor, Tukul pernah menjalani berbagai pekerjaan yang jauh dari panggung apalagi lampu sorot. Kernet dan sopir, ada di antara daftar pekerjaan lawasnya. 

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Tukul Arwana berduka atas meninggalnya sang istri, HJ Susianti. Saat ini jenazah wanita yang akrab disapa Susi Similikiti itu disemayamkan di kediamannya di Jalan Haji Jian, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2016).

Jalan hidup Tukul juga tak seperti cerita dalam buku-buku motivasi soal perencanaan masa depan dan karier. “Saya tidak pernah menerapkan target," ujar dia.

Alasannya pun ada. "Kalau (pasang) target, terus meleset, nanti malah kecewa dan kecapekan. Mending mengalir saja, totalitas, all out, dan powerfull," ungkap Tukul.

Menurut Tukul, rahasianya menjalani hidup itu terbukti menghadirkan beragam momentum yang menghadirkan pemahaman soal rasa syukur. Tentu, ada sikap hidup yang harus digenggam erat.

"Harus disiplin, punya komitmen, dapat dipercaya, jangan merugikan pihak lain, (lalu) yang terpenting selalu bersyukur dan biarkan semuanya mengalir begitu saja," sebut Tukul.

Dengan prinsip-prinsip tersebut, Tukul berkeyakinan rezeki akan berdatangan sendiri. Prinsip yang sama juga menjadi penguat saat kenyataan terasa menyesakkan. Pada 2016, misalnya, dia harus kehilangan istri tercinta. Sejumlah kabar "miring" pun sudah jamak menyambangi.

“Pokoknya selalu bersyukur dan biarlah, karena mereka (yang bicara "miring") tidak tahu hal yang sebenarnya, mereka juga tidak tahu apa yang dikonsepkan Tuhan untuk saya," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.