Penyanyi 16 Tahun Bawakan Lagu Kebangsaan di Pelantikan Donald Trump

Kompas.com - 20/01/2017, 08:57 WIB
EditorKistyarini

KOMPAS.com - Seorang penyanyi remaja akan menjadi bintang pada upacara pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS di Capitol Hill, Washington DC, Jumat (20/1/2017).

Namanya Jackie Evancho, usianya baru 16 tahun. Runner-up America's Got Talent 2010 itu akan menyanyikan lagu kebangsaan Amerika, "Star Spangled Banner".

Remaja yang pernah dijuluki "bocah perempuan bersuara malaikat" itu tak luput dari kecaman publik ketika menerima undangan tampil di upacara pelantikan Trump.

Ada yang menyebutnya pengikut Trump. Yang lain menyebut menyanyi di pelantikan Trump sama dengan bunuh diri.

"Saya tidak memedulikannya karena saya masih 16 tahun. Saya bahkan belum boleh memilih," kata Evancho membela keputusannya.

"Jadi ini bukan soal politik, bagi saya ini sebuah kehormatan," ia menegaskan.

Ia berharap publik memahami alasannya bersedia tampil di hadapan Trump. Evancho hanya menginginkan fans sejati.

"Jika Anda teman atau penggemar sejati, Anda akan menerima saya apa adanya," ujar dia.

Kritik terhadap Evancho tidak lepas dari pandangan tidak ramah Donald Trump terhadap hak-hak kaum LGBT.

Dengan mendukung Trump, Evancho dianggap tidak bersimpati kepada kakaknya, Juliet (18), yang seorang transgender.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber ABCNews
 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.