Penyanyi Rap Silento Terpincut Bakat Bocah Ajaib dari Indonesia

Kompas.com - 06/02/2017, 20:06 WIB
Elisakh Hagia atau Els DOK.PRIBADI/INSTAGRAMElisakh Hagia atau Els
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Elisakh Hagia menjadi satu-satunya penyanyi sekaligus penari dari Indonesia yang akan tampil di Urban Street Jam 2017 pada 4 Maret 2017 mendatang.

Gelaran yang rencananya akan diselenggarakan di Anaheim Convention Center California, Amerika Serikat ini adalah salah satu ajang kompetisi dance terbesar di Amerika Serikat yang telah menelurkan banyak musisi besar.

Di usianya yang baru menginjak 9 tahun, Els --begitu Elisakh disapa-- awalnya tidak menyangka dengan kesempatan yang datang padanya. Seperti anak kecil seusianya, Els hanya tidak takut bermimpi dan berusaha menjalankan apa yang ia suka.

"Pertama kali belajar nyanyi dari YouTube dan Amerika terutama artis-artis dan musisinya ini menginspirasi aku. Saat aku melihat artis dari Amerika nyanyi atau dance aku selalu ingin bisa nyanyi di sana juga," ujar Els dalam siaran pers yang diterima Kompas.com di Jakarta, Senin (6/2/2017).

Bukan tanpa kebetulan Els bisa diundang ke acara paling top di kalangan dancer dan penyanyi tersebut. Awalnya ia dilirik oleh penyanyi, produser dan rapper asal Amerika, Silento.

Pelantun "Watch Me" yang lagunya pernah menduduki tangga lagu Billboard ini, menemukan Els lewat jejaring sosial media. Els saat itu melakukan cover gerakan tari pada salah satu lagu Silento.

Dari situ Silento langsung tertarik pada keahlian Els menari. Komunikasi antar keduanya pun terjadi. Setelah berkomunikasi lewat maya, Silento mengetahui bahwa ternyata Els juga berbakat bernyanyi.

Sebelumnya Els mengaku bahwa ia belajar bernyanyi secara otodidak lewat YouTube, tetapi tak lama kemudian ia berlatih vokal secara profesional bersama Lucky Tampilang. Selain itu, ia juga mengikuti kelas gimnastik untuk menunjang hasratnya sebagai dancer.

Dari kelas vokal, Els pernah mendapatkan juara kedua lomba menyanyi di Jakarta sementara untuk kelas gimnastik ia pernah memboyong juara All Around serta medali emas dan perak pada kejuaraan internasional di Thailand, Philipina, dan Indonesia.

Kedua bekal inilah yang membentuk mental pemilik akun Instagram @elisakhagia ini untuk menerobos panggung internasional.

Tidak hanya Silento, promotor acara Urban Street Jam, Mike Robinson atau yang akrab disapa Big Mike, juga terlihat antusias dengan penampilan Els mendatang.

"Can’t wait to see you perform Els," ujar Big Mike. 

"It’s calls sacrifice and trust me there will be lots of time for birthday just stay focused and remain humble. #TeamBmikerob supports you," imbuhnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X