Alasan Fox International Productions Tertarik "Wiro Sableng 212"

Kompas.com - 10/02/2017, 09:46 WIB
Presiden Fox International Productions Tomas Jegeus dan Vino G Bastian dalam konferensi pers film Wiro Sableng di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017). doc Lifelike PicturesPresiden Fox International Productions Tomas Jegeus dan Vino G Bastian dalam konferensi pers film Wiro Sableng di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Wiro Sableng 212 tak hanya akan diproduksi oleh rumah produksi Indonesia, Lifelike Picture.

Fox International Productions (FIP), perpanjangan tangan dari 20th Century Fox, juga ikut terlibat dalam penggarapannya.

Presiden FIP, Tomas Jegeus, pun mengungkapkan alasan pihaknya tertarik ikut memproduksi film Wiro Sableng.

"Jadi yang membuat saya langsung tertarik, pada saat mendengar visi Lifelike saya kagum dengan visinya. Kalau kru serta kreativitasnya, itu sudah cukup. Tapi saya ingin membuatnya lebih baik lagi," ucap Jegeus dalam konferensi pers film Wiro Sableng di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).

"Dan kalau soal budget, kami bersedia mengeluarkan sebanyak mungkin yang dibutuhkan," tambahnya yang disambut tepuk tangan.

Ini berarti, film yang disutradarai Angga Dwimas Sasongko tersebut akan menjadi film Asia Tenggara pertama yang ditangani FIP.

"Ini kesempatan pertama bagi Fox bekerja sama dengan Indonesia dan Asia Tenggara. Kali pertama ketemu Lala (Sheila Timothy), saya terkesan dan kagum dari segi profesionalisme dan kreatifitasnya. Lalu setelah bertemu kru, sutradara dan pemain Wiro Sableng, saya lebih terkesan lagi dengan proyek ini," kata Jegeus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya rasa ini akan menjadi kerja sama yang berkelanjutan, bukan hanya untuk sekuelnya, tapi juga banyak cerita lain yang kami ingin eksplor, mungkin sejarah atau aspek budaya Indonesia," ujarnya lagi.

Produser Wiro Sableng 212, Sheila "Lala" Timothy menambahkan, ketika ia mempresentasikan proyek tersebut kepada Tomas Jegeus dan Michael Werner (produser eksekutif), mereka terkesan dengan unsur budaya lokal di dalamnya.

"Kenapa Tomas dan Michael tertarik saat saya pitching mereka, karena memang ini adalah satu karakter unik yang dimiliki Indonesia dan dicintai masyarakat Indonesia. Wiro Sableng adalah Wiro Sableng," ujar Lala.

"FIP ini beda karena sangat menghargai budaya lokal kita. Kenapa dia tertarik karena kami mengedepankan segi kultural dalam film ini. Terus Tomas ternyata tahu pencak silat," imbuhnya.

Film Wiro Sableng akan melaksanakan shooting pada Agustus 2017. Namun, pihak Lifelike dan FIP sudah mengumumkan tiga aktor yang bakal terlibat dalam film tersebut.

Vino G Bastian akan berperan sebagai Wiro Sableng. Kemudian, ada penyanyi Sherina Munaf dan aktris Marsha Timothy. Namun peran mereka masih dirahasiakan.

Film Wiro Sableng versi terbaru ini dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air mulai 2018.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X