Dari Dulu sampai Sekarang, Iwan Fals Masih Do-Re-Mi

Kompas.com - 16/02/2017, 17:14 WIB
Artis musik Iwan Fals tampil dalam konser Perayaan Karya di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/9/2016) malam. KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAArtis musik Iwan Fals tampil dalam konser Perayaan Karya di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/9/2016) malam.
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, artis musik kenamaan Iwan Fals belajar banyak. Ia sempat mencoba memecahkan batu bersama pekerja yang membangun jalan di dekat rumahnya. Iwan terkekeh mengenang pengalaman itu.

"Saya jadi ingat cerita Sisyphus," kisah Iwan saat berbincang dengan Ruang Gramedia di kediamannya, Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.

"Dia orang yang mendorong batu sampai ke atas gunung, dan batu itu langsung jatuh lagi ke bawah. Tapi, dia harus mengulang dan angkat batu itu lagi," sambungnya.

Kisah yang dipopulerkan lagi oleh filsuf Albert Camus itu membuat Iwan terhenyak.

"Proses kreatif juga seperti itu," terangnya.

"Saya bikin beratus-ratus lagu, dan dari dulu sampai sekarang masih do-re-mi juga. Tapi, saya bikin lagi!" lanjut Iwan sebelum tertawa terbahak-bahak.

"Apa bedanya sama Sisyphus? Apa bedanya sama orang yang mecahin batu dan bikin jalan? Apa bedanya sama orang yang bertani, panen, lalu harus bertani lagi? Semua orang menjalani siklusnya masing-masing. 'Kapan selesainya? Tentu kalau ajal sudah tiba," ucap Iwan.

Iwan berpesan, selama itu belum terjadi, kita menyerah.

"Kalau harus diguling lagi batu itu dari bawah, maka angkatlah. Itu yang harus dilakukan. Karena kita punya anak, kita punya keluarga. Kalau kita loyo, mau bagaimana?”

"Meminjam istilah Rendra, daya mati sama kuatnya dengan daya hidup," lanjut Iwan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X