Farah Quinn: Kisah Nyata

Kompas.com - 05/03/2017, 18:00 WIB
Farah Quinn, Sabtu (9/4/2016), resmi menjadi Brand Ambassador Indonesia untuk maskapai KLM. Celebrity Chef itu akan menghadirkan menu-menu Indonesia di Business Class dan Economy Class pada penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur-Jakarta dan Jakarta-Bali-Jakarta. KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRIFarah Quinn, Sabtu (9/4/2016), resmi menjadi Brand Ambassador Indonesia untuk maskapai KLM. Celebrity Chef itu akan menghadirkan menu-menu Indonesia di Business Class dan Economy Class pada penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur-Jakarta dan Jakarta-Bali-Jakarta.
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Chef dan selebritas Farah Quinn mengatakan hampir tidak pernah menonton film.

Bukan apa-apa, ini karena Farah begitu sibuk sampai sulit meluangkan waktu nonton film.

Ia baru sempat menonton film ketika sedang terbang. Di dalam lambung burung besi inilah, menonton film menjadi pilihannya untuk membunuh waktu.

Genre film apa pun akan ia lahap. Namun, film-film keluaran terbaru akan lebih menarik perhatiannya.

"Jujur saya enggak pernah nonton film, kecuali kalau lagi di pesawat," kata Farah di sela-sela peragaan busana dan pameran perhiasan Epajewel di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Salah satu film favoritnya adalah City of God. Film asal Brasil ini berkisah tentang dua pria yang sama-sama besar di Rio de Janeiro. Satu memilih menjadi fotografer, lainnya menjadi pengedar narkotika dan obat-obat terlarang.

"Saya suka film apa saja, terutama yang based on true story," kata Farah yang tampak berkilau dengan perhiasan yang dikenakannya.

Farah mengaku senang menggunakan perhiasan. Hampir di setiap kesempatan, ia mengenakan perhiasan yang tentu saja disesuaikan dengan busana dan jenis acara yang ia datangi.

"Saya suka perhiasan yang desainnya unik dan modern. Yang paling penting, perhiasan itu bikin kita terlihat segar dan muda," kata Farah. (EKI)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 5 Maret 2017, di halaman 16 dengan judul "Kisah Nyata".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X