Maudy Ayunda Melawan Perbudakan

Kompas.com - 17/03/2017, 18:21 WIB
Maudy Ayunda berpose usai sesi wawancara khusus dalam jumpa pers film animasi terbaru Walt Disney, Moana, di Marina Bay Sand Convention Center, Singapura, Selasa (8/11/2016). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAMaudy Ayunda berpose usai sesi wawancara khusus dalam jumpa pers film animasi terbaru Walt Disney, Moana, di Marina Bay Sand Convention Center, Singapura, Selasa (8/11/2016).
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi dan bintang film Maudy Ayunda kini menjadi aktivis kemanusiaan. Dia menjadi juru bicara gerakan melawan perbudakan modern yang dideklarasikan pada Selasa (14/3/2017) di Istana Wakil Presiden di Jakarta.

Perempuan kelahiran Jakarta 22 tahun lalu itu berbicara dan menyampaikan pemikirannya tentang perbudakan modern di depan khalayak yang terdiri dari Wakil Presiden Jusuf Kalla, akademisi, aktivis, dan tokoh lintas agama.

Gadis dengan nama asli Ayunda Faza Maudya itu merasa isu perbudakan modern merupakan isu yang perlu diangkat ke permukaan.

Sebab, data Laporan Indeks Perbudakan Global Tahun 2016 menyebutkan, ada 736.100 warga Indonesia yang terjerat perbudakan, 40 persen di antaranya generasi muda dan berusia di bawah 17 tahun.

"Ini masalah yang sangat relevan saat ini," katanya.

Perbudakan modern yang dimaksud adalah orang-orang yang bekerja dalam tekanan dan mereka yang tidak mendapatkan haknya sebagai pekerja.

Maudy senang gerakan perlawanan itu mendapat dukungan tokoh lintas agama yang hadir di acara itu.

Kehadiran mereka meneguhkan keberagaman bangsa Indonesia yang disatukan dalam misi melawan perbudakan.

"Gerakan ini sangat menginspirasi," ujar pelantun lagu "Perahu Kertas" itu.

"Langkah konkret apa yang akan kamu lakukan," tanya seorang jurnalis kepada Maudy.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X