Ahmad Dhani Tolak Tanggapi Tudingan Berutang ke Pedagang Barang Antik

Kompas.com - 18/03/2017, 20:48 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi dan pencipta lagu Ahmad Dhani belum mau memberi penjelasan berkait tudingan bahwa ia berutang kepada 10 pedagang antik Cikapundung, Bandung.

Dugaan itu muncul setelah Ketua Asosiasi Pedagang Barang Antik Cikapundung, Rully, menagih utang kepada Dhani lewat sebuah video yang beredar di media sosial.

Dalam sebuah pemberitaan juga sempat disebutkan jumlah utang Dhani senilai Rp 100 juta dan sudah setahun belum dibayar.

[Baca juga: Jika Menang Pilkada, Ahmad Dhani Undang Red Hot Chili Peppers ke Bekasi]

"Kita bicara ini dulu. Nanti yang lain-lain," kata Dhani dalam wawancara di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2017) malam.

Ayah lima anak ini hanya ingin membicarakan perihal acara deklarasi komitmen pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandi, untuk seni-budaya yang ia gelar di rumahnya. Juga tentang dukungan Dhani dan delapan RT di wilayah tempat tinggalnya terhadap paslon nomor tiga itu.

[Baca juga: Maia Estianty Bilang Anak-anaknya Bakal Bangga jika Ahmad Dhani Menang]

Ketika kembali dikonfirmasi apakah pernyataan soal utang itu benar atau tidak, Dhani menegaskan lagi bahwa dia belum mau berkomentar.

"Nanti aja, nanti aja, nanti," ujarnya sambil berlalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.