Pandji Pragiwaksono: Perempuan Bisa Buat "Open Mic" Sendiri

Kompas.com - 23/03/2017, 16:25 WIB
Pandji Pragiwaksono, salah satu juri Stand Up Comedy Indonesia 7 diabadikan dalam jumpa pers SUCI 7 Magical 7 di Wyls Kitchen Veranda Hotel at Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017). KOMPAS.com/SINTIA ASTARINAPandji Pragiwaksono, salah satu juri Stand Up Comedy Indonesia 7 diabadikan dalam jumpa pers SUCI 7 Magical 7 di Wyls Kitchen Veranda Hotel at Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Bila diperhatikan, acara-acara stand up comedy atau lawak tunggal memang lebih banyak didominasi oleh laki-laki. Mungkin, peserta perempuan bisa dihitung dengan jari. Hal tersebut juga terjadi dalam Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) KompasTV.

Komedian yang juga pembawa acara Pandji Pragiwaksono mengungkap masalah ini dalam pers SUCI 7 "Magical 7" di Wyl's Kitchen Veranda Hotel at Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).

"Alasannya, jarang ada perempuan yang mau ikutan open mic. Open mic adalah acara yang digelar di cafe-cafe, di mana terbuka kesempatan buat stand up," ujar Pandji.

Sayangnya, lanjut dia, kebanyakan cafe mengadakan open mic di malam hari, yakni pukul 20.00 - 24.00 WIB. Ditambah lagi, tak sedikit cafe yang disesaki asap rokok pengunjungnya.

"Itu enggak nyaman buat perempuan. Makanya mereka enggak dateng open mic. Jangankan stand up, open mic aja males," tambahnya.

Padahal, lanjut Pandji, kualitas stand up seseorang sangat ditentukan oleh jam terbang. Karenanya, ia menyarankan agar para perempuan yang membuat open mic sendiri.

"Kerja sama dengan kafe. Let's say, jam 4-6. Pasarnya perempuan semua, gak apa-apa," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal yang tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh artis senior Indro "Warkop". Menurut dia, para perempuan tidak seterbuka para lelaki, dalam banyak hal.

"Kalau dilihat stand up comedy, dia punya keresahan yang ingin diungkapin. Mungkin dalam hatinya ada," ujar Indro.

Ia pun berharap ada perempuan yang mumpuni yang bisa memberi warna baru dalam dunia stand up comedy Indonesia.

"Bukan cuma yang lucu. Kalau lucu ke DPR aja. Tapi yang juga punya value karena kita isi," tutupnya.

Tahun ini, dalam SUCI KompasTV musim ke-7, Pandji dan Indro kembali didapuk menjadi juri. Cak Lontong juga akan duduk di kursi juri dan menilai performa pars komika.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X