Jika Tak Bisa ke TPS, Julia Perez Bisa Mencoblos di Ruang Perawatan

Kompas.com - 19/04/2017, 13:16 WIB
Julia Perez difoto sesudah memberi keterangan pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017). Julia Perez alias Jupe gagal menggunakan hak suaranya di TPS 15 karena tidak memiliki surat pindah memilih atau formulir A5 karena belum terdaftar sebelumnya di kelurahan TPS 15. KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESJulia Perez difoto sesudah memberi keterangan pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017). Julia Perez alias Jupe gagal menggunakan hak suaranya di TPS 15 karena tidak memiliki surat pindah memilih atau formulir A5 karena belum terdaftar sebelumnya di kelurahan TPS 15.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Umum dan Operasional Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Surahman Hakim mengatakan bahwa semua pasien berhak menggunakan hak suara pada Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Sebagai informasi, pasien RSCM bisa menggunakan hak suaranya di TPS 15 Kelurahan Kenari yang bertempat di Lobby RSCM, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).

"Misal (pasien) yang bersangkutan sehat, dia akan datang ke TPS. Kalau dia kondisi kesehatannya kurang sehat, kita datangi (ke tempat perawatannya)," ujar Surahman.

Diberitakan sebelumnya, pedangdut Julia Perez sudah memiliki formulir A5 sebagai syarat untuk mengikuti pemilihan suara di Pilkada putaran 2 ini. Namun, kini ia sedang mengalami demam.

"Kemungkinan sih enggak (nyoblos) yah, info yang aku dapat dari dalam Mba Jupenya sedang demam," kata adik Jupe, Nia Anggia saat dihubungi Kompas.com via aplikasi WhatsApp, Rabu siang.

[Baca juga: Adik: Mbak Julia Perez Sedang Demam]

Apabila jadi mencoblos, Jupe tidak pergi ke TPS 15, tetapi petugas akan mendatangi ruang perawatan Jupe untuk memberikan kertas pemungutan suara.

"Doakan aja supaya sehat kembali, jadi masih bisa ikut berpatisipasi dalam pemilihan pilkada," tulisnya.

Surahman kembali menambahkan, urusan memilih atau tidak, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pasien.

"Tapi sekali lagi ini sesuai kehendak pasien. Ada pasien yang mau milih, ada juga yang enggak," kata Surahman.

"Pada dasarnya kami berikan fasilitas untuk memilih untuk semua pasien," sambungnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X