Luna Maya: Dititipi Beli Oleh-oleh Bikin Ribet

Kompas.com - 30/04/2017, 15:00 WIB
Luna Maya hadir pada gala premiere film Satria Heroes: Revenge of Darkness di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/4/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGLuna Maya hadir pada gala premiere film Satria Heroes: Revenge of Darkness di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/4/2017).
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Masalah oleh-oleh, menurut artis bermata cemerlang, Luna Maya, selalu identik dan mengingatkan dirinya pada urusan-urusan yang merepotkan.

Soalnya, menurut Luna, dirinya selalu saja ketitipan harus membawakan oleh-oleh setiap kali ketahuan sedang berada atau bepergian, terutama ke luar negeri.

"Jadi, kalau teman-teman tahu saya lagi pergi ke luar negeri, mereka tuh seneng banget nitip. Sudah gitu nitipnya selalu deh, yang susah-susah," ujar Luna.

Dia menceritakan hal itu, Kamis (27/4/2017) malam, saat gala premiere penayangan film Satria Heroes: Revenge of Darkness di salah satu pusat perbelanjaan elite di Jakarta.

Titipan beli oleh-oleh itu bisa beragam, bahkan menurut Luna, lumayan "ajaib" karena belum pernah dia tahu sebelumnya.

Mulai dari beragam makanan atau camilan mancanegara; pakaian atau aksesori, seperti sepatu dan pernak- pernik merek tertentu; sampai obat-obatan, seperti vitamin atau kosmetik produksi negara yang didatanginya.

"Makanya kalau mereka tahu aku lagi ke luar negeri terus kirim pesan minta nitip, aku diam-diam aja, enggak mau jawab. Kalaupun jawab lama, susah enggak nyarinya. Begitu... jadi saya tanya dulu," ujar Luna tertawa berderai.

Luna sebenarnya tidak merasa keberatan dititipi oleh-oleh apa pun selama barang yang harus dibelinya itu tidak memberatkan atau susah dijangkau.

"Pokoknya, kalau memang enggak susah nyarinya dan kalau kebetulan lewat tempat yang jual, ya enggak apa-apa. Tapi kalau ribet, ya males," katanya sambil kembali tertawa.

Kalau masih ngotot mau ngerepotin, coba saja sekalian minta ongkir alias ongkos kirimnya.... Ya kan, Luna? (DWA)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 30 April 2017, di halaman 16 dengan judul "Urusan Merepotkan".

Baca juga: Jika Menikah, Luna Maya Ingin di Luar Negeri



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X