Jerit Yoga Pratama untuk "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak"

Kompas.com - 12/05/2017, 19:45 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Yoga Pratama mengaku histeris ketika kali pertama mendapat kabar bahwa film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak bakal tayang perdana di Festival Film Cannes 2017.

Dalam film besutan sutradara Mouly Surya itu, Yoga melakoni karakter perampok muda asal Sumba, NTT, bernama Franz.

"Saya dikasih tahu mas Rama, produsernya, saya sih teriak gitu pas ditelepon he-he-he. Setelah itu, (saya) jerit di rumah ha-ha-ha, yeah! Di rumah ada semua keluarga kebetulan," katanya usai konferensi pers film Marlina di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2017) sore.

Pada 21 Mei nanti, ia bersama para pemain dan kru film Marlina bakal bertolak ke Prancis untuk menghadiri penayangan tersebut.

"Ngikut ke Cannes. Nanti berempat sama Marsha Timothy, Dea Panendra, sama Egi Fedly. Ini pertama kali banget film yang saya bintangi masuk Cannes. Sampai di sana sekitar 22 Mei," kata Yoga.

Karena ini akan jadi pengalaman pertamanya berangkat ke salah satu festival film bergengsi itu, Yoga mengaku memikirkan penampilannya di sana nanti.

"Iya ada persiapan pasti, baju rapi, pakai suit (setelan jas) paling. Iya sih (memikirkan busana). Tapi pada prinsipnya kalau memungkin pakai pakaian yang nge-street (street wear) yang enggak terlalu formal, kalau bisa, aku lebih utamakan ke situ. Tapi kalau enggak bisa, ya ikut," ujarnya sambil tersenyum.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak berkisah tentang seorang janda asal Sumba bernama Marlina yang memenggal kepala seorang perampok, Markus (Egi Fedly), yang menyatroni rumahnya. Marlina kemudian membawa kepala si perampok dalam sebuah perjalanan ke kantor polisi.

Film ini mendapat subsidi Aide aux cinemas du monde dari Kementerian Komunikasi dan Kebudayaan dan Kementerian Luar Negeri Prancis.

Marlina merupakan produksi kerja sama lima negara. Yakni rumah produksi Cinesurya dan Kaninga Pictures (Indonesia), Sasha & Co Production (Prancis), Astro Shaw (Malaysia), Hooq Originals (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand).

Film ini merupakan film panjang keempat Indonesia yang terseleksi dalam rangkaian Festival Film Cannes. Sebelumnya, ada film Tjoet Nja' Dien (1998, Semaine de la Critique), Daun di Atas Bantal (1998, Un Certain Regard), dan Serambi (2006, Un Certain Regard).

Selain Cannes, bersama 17 film lain dari seluruh dunia yang lolos seleksi, Marlina juga bakal diputar di Marseille, Paris, Geneva, Roma, Milan, Florence, dan Brussels. Untuk Indonesia, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak baru akan tayang pada Oktober 2017 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.