Fajar Bustomi: "Surat Kecil untuk Tuhan" Adalah Film Terbaik Saya

Kompas.com - 23/05/2017, 11:06 WIB
Sutradara Fajar Bustomi saat wawancara dengan Kompas.com tentang film Surat Kecil Untuk Tuhan di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (18/5/2017). Film ini menceritakan tentang perjuangan dua kakak-adik pengemis dalam memperjuangkan hidup. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISutradara Fajar Bustomi saat wawancara dengan Kompas.com tentang film Surat Kecil Untuk Tuhan di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (18/5/2017). Film ini menceritakan tentang perjuangan dua kakak-adik pengemis dalam memperjuangkan hidup.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Sutradara Fajar Bustomi mengaku bahwa Surat Kecil untuk Tuhan yang digarapnya sangatlah spesial. Bagi Fajar, ini adalah film terbaik yang pernah ia buat.

Film ini bercerita soal perjuangan dua kakak-adik pengemis dalam memperjuangkan hidup mereka.

“Saya selalu bilang, ini fim terbaik saya karena saya di-support sama Falcon, diberikan Joe Taslim, Bunga (Citra Lestari), Lukman (Sardi), Aura Kasih, semua aktor yang ketika bermain total dan dia bisa mengisi tiap karakter. Jadi bukan sekadar hafal dialog aja,” kata Fajar saat ditemui Kompas.com di redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Fajar rupanya juga merasa bahwa pemeran anak-anak yang turut berpartisipasi dalam film ini membuat Surat Kecil untuk Tuhan lebih spesial.

[Baca juga: Joe Taslim: Saya Harus Terlibat dalam Film Surat Kecil untuk Tuhan]

“Saya juga kaget waktu saya casting Angel (diperankan Izzati Khansa atau Caca) empat sampai lima kali karena enggak mudah cari anak umur 5-6 tahun yang bisa hapal script dan script-nya bukan yang lucu-lucuan, tapi dalem,” kata Fajar.

“Anak kecil yang berdua di jalanan, mereka harus bisa menangis yang bukan sekadar akting sinetron. Saya ngelihat monitor aja sampai mau nangis,” sambungnya.

[Baca juga: Ketika Sutradara Fajar Bustomi Menulis Surat Kecil untuk Tuhan]

Fajar pun bercerita, ada salah satu adegan mengharukan yang membuatnya tak kuasa menahan air mata, yaitu saat adegan Lukman Sardi memarahi Caca.

“Caca ini kalau mendengar dialog keras, dia mudah meneteskan air mata. Jadi kita janjian sama Lukman, nanti ngomongnya lebih keras, ya,” kenang Fajar.

[Baca juga: Joe Taslim Ingin Undang Vin Diesel Tonton Surat Kecil untuk Tuhan]

“Pas Lukman ngelularin (emosinya), dia enggak tega sebenarnya lihat anak kecil (dimarahi). Scene itu beberapa kali diulang, saya selalu nangis. Ini memang luapan perasaan saya karena totalitas mereka memberikan energi seperti itu,” imbuhnya.

Di sisi lain, Fajar merasa bahwa proses pengamblian gambar sangatlah seru, sebab orang-orang yang terlibat di dalamnya menyukai cerita Surat Kecil luntuk Tuhan.

“Suasana shooting kondusif, enak, bedalah dari shooting-shooting lainnya. Saya menikmati sekali,” pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X