Ini Artis Musik yang Tampil di Synchronize Fest 2017

Kompas.com - 08/06/2017, 08:02 WIB
Ebiet G Ade usai jumpa pers Konser 3 Generasi di Patheya Resto, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGEbiet G Ade usai jumpa pers Konser 3 Generasi di Patheya Resto, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2015).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Synchronize Fest akan kembali memberi suguhan berbeda. Jika tahun lalu Raja Dangdut Rhoma Irama tampil di antara ratusan musisi muda berbagai genre, maka tahun ini giliran penyanyi senior Ebiet G Ade.

Synchronize Fest 2017 digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 6 - 8 Oktober 2017.

"Bisa dibilang ini legenda musik pop Indonesia. Ini yang paling ditunggu untuk kejutan kami," ujar Direktur Festival Synchronize Fest 2017 David Karto dalam konferensi pers di Eighty Nine Coffee, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2017).

Pelantun "Titip Rindu Buat Ayah" ini menjadi satu di antara 26 penampil tahap pertama. Ada Barasuara, Barefood, Danila, Dom 65, Gugun Blues Shelter, Jason Ranti, Indische Party, dan Koil.

Berikutnya, Money to Millionaire, Naif, Navicula, Payung teduh, serta Pee Wee Gaskins juga bersiap memeriahkan festival yang digelar untuk kali kedua itu.

Disusul Prison Of blues, Ramayana soul, Rollfast, Silampukau, Sisitipsi, Soloensis, The Sigit, Trees and the Wild, Tohpati Bertiga, Tony Q, Underground Bizniz Club, serta tak ketinggalan Jogja Hip Hop Foundation.

"Secara garis besar untuk tahun kedua ini masih mengusung spirit yang sama dengan tahun pertama, lintas generasi dan genre. Dari sisi program ada nama yang beda. Dari sisi tampilan kami lebih beda," ujar David.

"Kami pengin festival musik ini bukan hanya untuk usia tertentu, tapi juga dari anak kecil sampai oma-oma," timpal Direktur Teknis Synchronize Festival, Muhammad Riza.

Untuk tiket, Demajors dan Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara membuka penjualan tiket early bird, yakni tiket terusan tiga hari seharga Rp 200.000.

Harga promo ini hanya berlaku dari 7 hingga 12 Juni 2017. Selain itu, ada juga tiket early entry (masuk sebelum pukul 15.00 WIB) seharga Rp 135.000. Lalu tiket terusan reguler seharga Rp 345.000 dan tiket harian reguler Rp 190.000.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X