Awalnya Meng-cover Lagu Orang Lain, Kini Eclat Rilis Singel Orisinal

Kompas.com - 28/07/2017, 22:14 WIB
Artis musik Eclat yang mengawali karier mereka di YouTube usai berbincang dengan wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2017). KOMPAS.com/SINTIA ASTARINAArtis musik Eclat yang mengawali karier mereka di YouTube usai berbincang dengan wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Band Eclat yang mengawali karier di YouTube pada 2015  meluncurkan original single pertama mereka. Singel berjudul "Nyatanya" itu dirilis pada Jumat (28/7/2017).

Eclat beranggotakan Willy Anggawinata, Clara Ayu Sheila, Jefta Jasson, Louis Xander, dan diproduseri Yosua Gunawan.

Selama ini Eclat lebih dikenal sebagai band yang suka meng-cover berbagai lagu Indonesia yang kemudian diaransemen dengan gaya Eclat. Contohnya lagu "Jatuh Hati" milik Raisa dan "Asal Kau Bahagia" milik Armada.

"Nyatanya" yang dibuat oleh Yosua ini bercerita soal kehidupan dan cinta. Tempo lagu ini pun dibuat upbeat dan semenyenangkan mungkin.

"'Nyatanya' ini sebenernya secara lirik bercerita tentang move on. Kalau didengar, oh ini sekilas lagu galau, tapi kami mau sampaikan ke pendengar musik bahwa lagu galau itu enggak mesti sedih," ujar Yosua.

"Awalnya gue sama Luis secara enggak sengaja bikin (lagu ini) di kantor, improvisasi aja. Oh, ngejual nih. Diseriusin, terus lempar ke temen-temen, dapat feedback oke. Ini lagu udah lama banget. Sembilan puluh persen gue yang ciptain (liriknya)," lanjutnya

Sementara itu vokalis Eclat, Clara, mengatakan bahwa band-nya ini sering kali mendapat pertanyaan dari para penggemarnya di YouTube, 'kapan mereka akan membuat lagu sendiri. Akhirnya, mereka berhasil mewujudkan mimpi itu tahun ini.

"Kami udah siapin lagu ini satu tahun lalu cuma belum diseriusin produksinya," kata Clara.

"Kami selama ini perform nyanyi lagu orang. Kalau suatu saat nanti kami nyanyi 'Nyatanya' terus banyak yang sing along bareng, wah seneng sih kayak mau nangis gimana gitu," ungkapnya.

Eclat berharap penggemarnya bisa menyukai original single mereka dan memaknai lagu tersebut secara positif.

Klip video "Nyatanya" sudah bisa ditonton mulai Rabu, 2 Agustus mendatang di akun YouTube Eclat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X