Dragon Ball Super Sebut Son Goku sebagai Ayah yang Buruk

Kompas.com - 02/09/2017, 16:33 WIB
Son Gohan kecil digendong Son Goku Toei AnimationSon Gohan kecil digendong Son Goku
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Peran Son Goku sebagai seorang ayah pantas dipertanyakan. Team Four Star menyebut Goku sebagai ayah yang buruk. Tak hanya itu, manga Dragon Ball Super bahkan mengolok-olok figur Goku sebagai orangtua.

Dari beberapa episode yang telah dirilis Dragon Ball Super, Vegeta, yang dikenal sebagai sahabat sekaligus rival abadi Goku mengatakan, "Anda mungkin bukanlah orang jahat, tapi sebagai ayah, Anda yang paling buruk."

Kalimat yang cukup mengejutkan ini terlontar dari mulut Vegeta setelah Goku mengaku bahwa ia tak pernah mengetahui tanggal lahir Gohan dan Goten.


Di sisi lain, perbedaan sifat kebapakan Vegeta dan Goku terlihat begitu mencolok. Vegeta tak pernah mau melatih anaknya, Trunks, untuk menjadi seorang saiya super yang tangguh jika belum cukup usia.

Sementara Goku sebaliknya, ia dengan senang hati akan melatih anak-anaknya menyiapkan diri untuk menghadapi pertarungan.

Goku juga dikenal sebagai ayah yang cuek. Hal ini bisa dilihat ketika Piccolo mencoba membunuhnya bersama semua manusia yang ada di bumi.

Pada pertempuran itu Goku malah membiarkan Son Gohan yang masih berusia empat tahun berhadapan dengan alien pembunuh seorang diri.

Setelah mengalahkan Freeza di Planet Namec, Goku lagi-lagi mendorong Gohan untuk melawan Cell, android pembunug yang diciptakan dr Gero untuk membunuh Goku.

Dalam pertarungan ini Goku bahkan memberi Cell sebutir kacang senzu (kacang ajaib) unutuk menyembuhkan diri sebelum menghadapi Gohan yang ketika itu sudah berusia 11 tahun.

Pertarungan ini membuat Goku terbunuh dan tak bisa melihat keliran putra bungsunya, Son Goten.

Singkat cerita, beberapa tahun berlalu. Gohan berhasil dikalahkan iblis Buu yang mengusik kedamaian di Bumi. Merasa keselamatan umat manusia terancam, Goku sekali lagi mendorong anaknya untuk bertarung.

Kali ini giliran Goten beraksi menggantikan posisi Goku yang lagi-lagi terbunuh setelah sebelumnya berhasil dihidupkan.

Kini jelas sudah alasan mengapa banyak orang dan bahkan manga Dragon Ball Super sendiri yang mengolok-olok cara Goku mengasuh anak-anaknya. Namun, di sisi lain Goku tetap terlihat sebagai ayah yang selalu memberikan segalanya demi keluarganya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X