Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awal Mula Asri Welas Tahu Anak Keduanya Terkena Katarak

Kompas.com - 15/09/2017, 16:20 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Asri Welas menjelaskan bagaimana mulanya ia mengetahui bahwa anak keduanya Rayyan Gibran Ridharaharja atau Ibran bisa terdeteksi terkena katarak.

"Justru kami pertama kali tahu dari Ibam (anak pertama) ya. 'Mami, Adik Ibran hebat'. Saya tanya hebat kenapa? Coba Mami giniin (tepuk tangan) di muka Papinya dan berkedip. Dia bilang sini-sini, Ibran tiduran, (tepuk tangan) dia enggak berkedip," ujar Asri ketika ditemui wartawan di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2017).

"Di situ saya merasa kok enggak berkedip, ya? Padahal itu kan refleks ya. Dari Ibam itu (tahunya). Kami baru fokus pada matanya Ibran," sambungnya.

Suami Asri, Galiech Ridha Rahardja menambahkan bahwa ia dan Asri melihat ada titik putih di kedua mata Ibran.

"Kami lihat memang ada titik putih gitu. Saya kan orang awam ya. Saya browsing maka katanya itu salah satu gejala katarak," terang Galiech.

[Baca juga: Penyebab Katarak Anak Asri Welas Sedang Diteliti ]

"Makanya habis itu saya bawa ke spesialis mata. Ya udah solusinya enggak ada yang lain, harus diambil. Kalau ditahan malah menghambat perkembangannya. Jadi harus segera diambil," lanjutnya.

Galiech mengatakan bahwa saat lahir, kondisi kedua mata Ibran normal. Namun ketika memasuki usia dua bulan, ia dan Asri mulai menyadari ada yamg aneh dengan mata Ibran.

[Baca juga: Asri Welas Ungkap Penyebab Anaknya Menderita Katarak ]

"Awalnya normal ya begitu lahir. Mulai dua bulan matanya enggak fokus, goyang-goyang terus, muter," kata Galiech.

"Dia interaksi dipanggil Ibran, nengok. Klimaks-nya Ibam bilang adik hebat bisa enggak kedip (matanya) ditepok. Astagfirullah, aduh," timpal Asri.

[Baca juga: Asri Welas Baru Tahu Anaknya Kena Katarak Saat Usia Tiga Bulan ]

Diketahui Ibran sudah menjalani dua kali operasi dalam satu bulan pada kedua matanya yang menderita penyakit katarak.

Namun akhirnya Ibran bisa melihat kembali dengan bantuan kacamata. "Alhamdulillah, anakku akhirnya bisa melihat. Tapi pakai kacamata plus 16, tebal banget," pungkas Asri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+