Boyband SEVENTEEN Sukses Bikin Para Carat Histeris

Kompas.com - 24/09/2017, 09:14 WIB
Unit performance Seventeen beraksi saat Konser Tur dunia 2017 SEVENTEEN 1st World Tour Diamond Edge di Convention Exhibiton, BSD City, Tangerang, Sabtu (23/9/2017). Kompas.com/Ira GitaUnit performance Seventeen beraksi saat Konser Tur dunia 2017 SEVENTEEN 1st World Tour Diamond Edge di Convention Exhibiton, BSD City, Tangerang, Sabtu (23/9/2017).
|
EditorKistyarini

TANGERANG, KOMPAS.com - Boyband asal Korea Selatan, SEVENTEEN, berhasil mengobati kerinduan penggemarnya dengan konser Diamond Edge di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, Sabtu (23/9/2017).

Pada konser semalam, 13 personel SEVENTEEN dibagi menjadi tiga tim. Masing-masing kemudian menampilkan performa terbaik secara bergiliran.

"Tim vokal" yang terdiri dari Woozi, Jeonghan, Dokyeom, Sungkwan, dan Joshua tampil pertama.

Mereka membuat penonton histeris ketika lampu menyorot keberadaan lima vokalis di panggung yang gelap. Unit vokal itu membawakan lagu "Don't Listen" yang disambut sorak-sorai para carat, sebutan untuk penggemar SEVENTEEN.

Berikutnya giliran "tim hip hop" beraksi. Unit ini mengandalkan S.Coups, Wonwoo, Vernon, dan Mingyu. Mereka mengentak panggung dengan dance hip hop dengan iringan dua lagu.

[Baca juga: Boyband SEVENTEEN: Apa Kabar, Indonesia? ]

Gerakan tim ini membuat penonton ikut bergoyang. Para carat berteriak setiap kali sang idola menampilkan gerakan yang menarik.

Tim ketiga, yakni "performance", tampil tak kalan menarik dengan lagu "OMG" dan "Highlight". Mereka bersahut-sahutan dengan penonton.

Selain menikmati penampilan boyband tersebut, para carat juga berusaha mengabadikan aksi S.Coups dan kawan-kawan dengan ponsel di tangan kanan.

Suasana konser juga terasa meriah karena para carat menyalakan light stick masing-masing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X