Sheryl Sheinafia Agak Pesimistis meski Masuk Nominasi FFI 2017

Kompas.com - 17/10/2017, 14:35 WIB
Sheryl Sheinafia ketika menghadiri gala premiere film Posesif di XXI Senayan City, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANSheryl Sheinafia ketika menghadiri gala premiere film Posesif di XXI Senayan City, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyanyi Sheryl Sheinafia masuk nominasi untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2017.

Ia mendapatkan nominasi tersebut berkat perannya dalam film Galih dan Ratna. Sheryl akan bersaing dengan empat aktris lainnya, yakni Adinia Wirasti (Critical Eleven), Dian Sastrowardoyo (Kartini), Putri Marino (Posesif), dan Tatjana Saphira (Sweet 20).

Wanita berambut panjang tersebut mengaku senang dan tak mengira bahwa akan menjadi nomine.

[Baca: Sheryl Sheinafia Lebih Segar setelah Main Film]

"Aku bersyukur sekali masuk nominasi sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik. Itu pertama kali buat aku. So, aku senang banget," ujarnya saat dijumpai di XXI Senayan City, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).

Meski merasa senang, Sheryl mengaku menyimpan rasa pesimistis. Sebab, para pesaingnya adalah para aktris yang bertalenta dan memiliki kualitas mumpuni dalam berakting, berbeda dengan dirinya yang seorang penyanyi.

Kendati demikian, Sheryl tetap memiliki asa untuk bersaing meraih penghargaan.

"Insya Allah. Tapi kalau untuk menang kemungkinannya 20 persen," kata dia.

Adapun malam penghargaan FFI akan digelar di Manado, Sulawesi Utara pada 11 November 2017 mendatang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X