Cerita Tulus Kehilangan Gajah Yongki

Kompas.com - 19/10/2017, 18:34 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.COM-- Penyanyi Muhammad Tulus (30) bercerita bagaimana kenangannya bersama gajah Yongki dalam pembuatan video klip lagu "Gajah" beberapa waktu lalu.

"Iya itu Yongki. Yongki adalah gajah yang punya kontribusi luar biasa besar untuk video klip itu. Karena klip itu kan diambil di dalam Taman Nasional dan itu banyak lokasi-lokasi tempat kita mengambil gambar yang tidak mungkin bisa kita dapatkan," katanya dalam jumpa pers di Kembang Goela, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017).

"Enggak mungkin kita bisa ke sana kalau kita jalan kaki atau naik apapun itu enggak mungkin. satu-satunya pilihan hanya dengan naik gajah," lanjutnya.

Beberapa momen kebersamaan dengan gajah Yongki juga dirasa Tulus sangat istimewa.

"Dan selain itu selama beberapa hari di sana, interaksi dengan dia juga. Ada satu sore saya menghabiskan waktu bareng-bareng sama Yongki," ujarnya.

"Mungkin pertama kali melihat gajah sebesar itu tapi selembut itu hatinya. Mungkin seperti itu ya anak yang menghabiskan banyak waktu di kota, masuk ke tempat gajah itu hidup dan mereka menyambut hangat. Itu pengalaman yang enggak mungkin saya lupakan," imbuh Tulus.

[Baca juga: Tulus Ajak Selamatkan Gajah Sumatra dengan Kampanye #TemanGajah  ]

Sayangnya, kini Tulus tak bisa lagi bermain dengan gajah Yongki.

"Sekarang Yongki itu sudah tidak ada, dibunuh, dan gadingnya diambil gitu," ucapnya.

Yang semakin membuat pria kelahiran Bukittinggi, 20 Agustus1987 ini merasa sedih ialah kabar duka tersebut datang saat ia menerima penghargaan.

"Yang lebih menyedihkan itu, kabar itu datang saat album Gajah itu dapat penghargaan AMI Awards. Itu kenapa waktu penerimaan penghargaan itu surat yang saya titipkan bukan ucapan terima kasih. Tapi saya justru mengungkapkan betapa kagetnya, terpukulnya, sedihnya saya kok malah dengar kabar itu saat pialanya saya dapat," ungkapnya.

Kenyataan pahit inilah yang melatarbelakangi Tulus untuk membuat kampanye #Teman Gajah. Kampanye ini akan mengumpulkan donasi melalui kitabisa.com dan kotak donasi di beberapa sekolah untuk membeli 20 kalung GPS untuk melihat pergerakan hewan yang terancam punah itu.

[Baca juga: Tulus Dapat Ucapan Selamat Ulang Tahun dari Gajah dan Pawangnya]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.