Mona Magang Tersingkir dari Indonesian Idol 2018

Kompas.com - 31/01/2018, 10:45 WIB
Panggung Indonesian Idol season 9 KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Panggung Indonesian Idol season 9
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah semua kontestan tampil pada Senin (29/1/2018) dan Selasa (30/1/2018), satu di antara mereka harus mengakhiri perjalanan di panggung Indonesian Idol 2018.

"Sekarang saatnya untuk final result. Ini adalah gabungan SMS vooting dan online vooting kemarin malam dan malam ini," ucap pembawa acara Daniel Mananta di Studio 11, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (30/1/2018).

Awalnya Daniel memanggil dua nama, yakni Maria dan Ghea, untuk maju. Daniel mengatakan bisa jadi salah satu di antara mereka akan menempati urutan tiga terbawah.

"Maaf untuk Ghea dan Maria kalian harus bekerja keras karena kalian lolos di babak berikutnya," ujar Daniel.

Nama Joan, Kevin dan Marion dipanggil kemudian. Selanjutnya Daniel memanggil nama Whitney dan Abdul.

"Whitney, prediksi para juri ternyata benar, kamu ada di posisi tiga tidak aman malam hari ini," ungkap Daniel.

Daniel lalu kembali memanggil tiga nama kontestan. "Ayu, Jodie dan Mona silakan ke depan," katanya.

"Mona kamu tidak aman. Dan kamu ada di tiga besar terbawah," imbuh Daniel.

Berikutnya Daneil mengumumkan bahwa Chandra lolos ke babak selanjutnya. Sebaliknya, Glenn belum bisa bernapas lega karena posisinya tidak aman alias berada di tiga terbawah.

Tiga nama dengan perolehan vooting SMS terendah yakni Mona, Whitney dan Glenn pun semakin cemas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X