Usia Injak 48 Tahun, Thomas Djorghi Belum Mau Menikah

Kompas.com - 14/04/2018, 10:09 WIB
Thomas Djorghi saat dijumpai di plataran Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2018). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanThomas Djorghi saat dijumpai di plataran Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Thomas Djorghi belum mau mencari istri kendati usianya sudah menginjak 48 tahun.

"Cari istri kayaknya enggak deh. Enggak bisa dipaksain juga kalau enggak sreg dan bisa membuka hati kepada wanita itu," ujar Thomas saat dijumpai di plataran Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/4/2018).

Pelantun lagu "Sembako Cinta" itu merasa sudah kebal jika ditanya oleh orang-orang soal jodoh. Ia mengaku tetap santai dan menerima kondisinya saat ini apa adanya.

Baca juga : Thomas Djorghi Temukan Calon Penyanyi Dangdut asal Amerika Serikat

Status melajangnya kakak dari artis peran Sultan Djorghi itu pun mendapatkan reaksi dari keluarganya. Menurut Thomas, beberapa keluarga ada yang mencoba menjodohkannya dengan wanita lain.

"Sering banget (dijodohkan). Jodoh kan bukan kayak makanan, kalau makanan kan enak sih. Kalau jodoh tuh masalah hati. Kalau hati enggak sreg? Suka diawal, tapi pas udah dalam langsung ilfil kan drop," ucapnya.

"Jodoh tuh enggak bisa dipaksain dan aku enggak bisa sandiwara sama orang," kata dia.

Yang jelas, kata Thomas, ia merasa nyaman dengan kesendiriannya. Jika menikah pun Thomas merasa belum tentu bisa bahagia.

"Aku bahagia dengan kebahagiaan aku sendiri. Orang mau ngomong apa aku bahagia," tutupnya.

Baca juga : Uang Rp 17 Juta Milik Thomas Djorghi Melayang di Kasino Las Vegas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X