1 Agustus 1981, MTV Siaran Perdana - Kompas.com

1 Agustus 1981, MTV Siaran Perdana

Kompas.com - 01/08/2018, 18:54 WIB
MTVMTV MTV

KOMPAS.com - Hari ini 37 tahun lalu, tepatnya 1 Agustus 1981, Music Television atau MTV memulai siaran pertamanya.

MTV merupakan stasiun musik Amerika Serikat milik Viacom Music and Entertainment Group.

Presenternya dikenal dengan istilah Video Jockey (VJ), MTV berhasil menjadi acara musik wahid pada era 1980-an dengan memberikan suguhan video musik.

Di era 1990-an, MTV juga cukup digemari oleh kalangan muda Indonesia.

Konsep awal

Program televisi dengan konsep musik video sudah ada sejak tahun 1960-an ketika The Beatles menggunakan video musik untuk sarana rekamannya.

Pada 1977, perusahaan Amerika Serikat meluncurkan sebuah televisi kabel interaktif dua arah pertamanya yang salah satu saluran khususnya adalah mengenai musik yang penonton bisa memilih lagu kesukaaanya.

Robert W. Pittman, seorang eksekutif media, membuat program dari MTV dengan menguji coba format musik dan membawakannya dalam televisi MNBC di New York.

Pittman kemudian menjadi Chief Executive Officer (CEO) dari MTV Networks.

Akhirnya, setelah persiapan matang, pada 1 Agustus 1981, MTV mulai mengudara dengan diikuti lagu tema asli MTV, sebuah lagu crunching rock disusun oleh Jonathan Elias dan John Petersen.

Video musik pertama yang disuguhkan adalah "Video Killed the Radio Star" persembahan dari The Buggles.

Kemudian, diikuti oleh video "You Better Run" versi Pat Benatar.

Di hari-hari awal MTV, pemrogramannya terdiri dari video musik dasar yang diperkenalkan oleh VJ dan disediakan secara gratis oleh perusahaan rekaman.

Industri rekaman menilai MTV sebagai sarana promosi dengan hasil investasinya untuk membuat video kreatif.

Pada 1980-an, MTV berperan penting dalam mempromosikan karier para pemusik papan atas seperti Madonna, Michael Jackson, Prince, dan Duran Duran, yang videonya banyak diputar.

Efek dari MTV segera menyebar ke berbagai daerah. Hasilnya, MTV menjadi stasiun TV yang bisa menghadirkan musik yang mampu memenuhi kebutuhan penonton. 

Menyebar ke berbagai negara

Harian Kompas, 14 September 1991, memberitakan, MTV, yang saat itu menjadi jaringan hiburan musik video yang berlangsung 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, memasuki kawasan Asia.

Bahkan, pemilik antena parabola di Indonesia akan bisa menikmatinya mulai 15 September 1991, bersamaan dengan 29 negeri Asia lain.

Siaran perdana ini dipancarkan dari Hongkong melalui satelit di stasiun milik HutchVision yaitu Star TV, pelayanan televisi satelit pan-Asia yang pertama.

Afiliasi MTV dengan Star TV itu sebenarnya adalah bagian dari strategi untuk menjajaki pasar pertelevisian di Asia

Siaran MTV Asia ini berisi lagu-lagu hits Asia.

Untuk siaran perdana, misalnya, menyajikan acara yang disebut MTV Asia's International Viewer's Choice dengan memberi penghargaan kepada Cui Jian dari RRC untuk video hitsnya berjudul Wild in the Snow.

Masuknya MTV ke Asia melengkapi langkah globalisasi dan sekaligus penyeragaman selera yang didikte oleh pusat industri hiburan dengan modal dan jaringan raksasanya.

MTV menjangkau beberapa negara di seluruh dunia.

Selain di Asia, jaringannya juga ada di Meksiko, Venezuela, dan Costa Rica, kemudian Eropa, Australia, dan Brazilia.

Masuk Indonesia

Sementara itu, Harian Kompas, 6 Mei 1995, menyebutkan bahwa di Indonesia mulai 5 Mei 1995, secara resmi masuk dalam jaringan stasiun televisi internasional MTV.

Di Indonesia, MTV menjalin kerja sama dengan stasiun televisi swasta ANteve.

Setiap harinya, siaran musik MTV disiarkan selama enam jam, yang dibagi dalam tiga sesi masing-masing dua jam.

Sejumlah artis dunia papan atas seperti Jon Bon Jovi hadir secara khusus bersama anggota Bon Jovi lainnya, yaitu Tico Torres, Richie Sambora, dan David Bryan, saat perdana MTV mengudara di Indonesia.

Sejak itu, siaran MTV bisa disaksikan melalui ANteve tanpa menggunakan antena parabola.

Pada 1 Mei 2002, MTV pindah ke siaran Global TV yang mengudara selama 24 jam, dengan VJ asal Indonesia.

Pada 2005, MTV Indonesia berkurang jam tayangnya menjadi 12 jam. Setahun kemudian, 2006, jam tayang semakin berkurang.

Pada 2007, MTV Indonesia dan VH1 Indonesia tidak menyiarkan lagi melalui parabola. Global TV mulai memproduksi program MTV Indonesia lewat In-house production Global TV.

Format siaran berubah menjadi siaran langsung dari studio.

Program-program yang hadir dalam format siaran langsung antara lain MTV Salam Dangdut dan MTV Global Room.

Sejak 31 Desember 2011, acara MTV Indonesia tidak disiarkan lagi di Global TV, namun masyarakat masih bisa menyaksikan MTV Asia melalui TV Kabel.

Kompas TV Musik keroncong yang selama ini masyarakat ketahui bukanlah gaya musik yang datang dari kebudayaan Jawa.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X