Cerita Wishnutama soal Pembongkaran Panggung Pembukaan Asian Games 2018

Kompas.com - 20/08/2018, 13:15 WIB
Suasana Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018). INASGOC/Oscar MotulohSuasana Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemeriahan upacara pembukaan Asian Games 2018 jadi perhatian dunia. Tagar #AsianGames dan #OpeningCeremonyAsianGames2018 sampai menjadi trending topic di Twitter.

Kesuksesan acara tersebut tak lepas dari tangan dingin sang Creative Director Wishnutama. Setelah upacara itu usai, Wishnutama bercerita tentang yang terjadi pada panggung megah itu.

Pada saat banyak orang memposting gambar-gambar indah panggung ini semalam, justru kami harus kerja keras membongkar panggung yang luar biasa menopang acara semalam dalam waktu 60 jam untuk kembali dijadikan lapangan atletik,” tulis Wishnutama pada akun Instagram-nya, @ wishnutama, Minggu (19/8/2018).

Wishnutama mengunggah beberapa foto panggung, terutama foto replika gunung di panggung yang membuat orang kagum. Dalam foto tersebut, terlihat beberapa alat berat dikerahkan untuk mempermudah proses pembongkaran.

Baca juga: JEO - Serba-serbi Asian Games 2018 yang Perlu Kita Tahu

Diketahui bahwa luas panggung tersebut lebih dari 1.350 meter persegi dengan bentangan rumput 3.000 meter persegi.

Tak hanya itu, replika dua gunung yang menjadi bahan perbincangan warganet ternyata membutuhkan air sebanyak 140.000 liter untuk mengairi replika gunung dan air terjun.

Wishnutama pun turut mengucapkan terimakasih kepada replika gunung yang dikerjakan oleh sekitar 350 orang tersebut.

Terima kasih sudah menjadi bagian penting dari acara semalam. Bye bye gunung,” ucap Wishnutama.

Pada postingan kedua, pria berusia 42 tahun ini menampilkan foto dirinya ketika mengawasi jalannya upacara pembukaan Asian Games. Dalam keterangan dari postingan tersebut, Wishnutama mengucapkan terimakasih dan rasa syukur atas kelancaran yang diberikan.

“Saat live #openingceremonyasiangames2018 #asiangames2018 ‘Kerja keras yg sesungguhnya terjadi pada saat kita mepersiapkan, berlatih dan rehearsal’. Alhamdulillah Allah SWT mengabulkan doa dan kerja keras kita semua selama ini. Aamiin YRA,” tulis Wishnutama.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X