Orkes Keroncong Pesona Solo Tampil di Balai Soedjatmoko

Kompas.com - 18/10/2018, 07:48 WIB
Orkes Keroncong Pesona Solo Bentara Budaya SoloOrkes Keroncong Pesona Solo
Penulis Jodhi Yudono
|

SURAKARTA, KOMPAS.com--Orkes Keroncong Pesona Solo berdiri pada tanggal 17 April 2017. Orkes Keroncong pimpinan Koesbiantoro ini terdiri dari Indro atau akrab dipanggil Pak Canting pada instrument biola, Edek pada suling, sedangkan pada posisi melodi ada Budi, Celo (Maryono), cuk oleh Yono, cak ada Trioso, dan bass Mulyono atau Mas Arman.

Orkes Keroncong Pesona Solo sudah pernah berpentas di Joglo Sriwedari dan tampil di kota area Solo Raya, seperti di Karanganyar, Wonogiri, dan Sragen.

Selama ini mereka berlatih secara rutin setiap bulannya di Jln Ahmad Yani no 203, depan asrama CPM gilingan Surakarta. 

Berdirinya Orkes Keroncong Pesona Solo memiliki latar belakang yang cukup sederhana. Menurut Pendapat bapak Koesbiantoro, Solo merupakan kota cikal bakal keroncong, niat mulia ikut nguri-uri budaya keroncong inilah yang menjadi semangat dan spirit pak Koesbiantoro dan teman temannya membentuk OK Pesona Solo.

Bagi beliau, keroncong merupakan kekayaan budaya yang adi luhung, dan mampu mencipta pesona tersendiri ketika kita menikmati alunan lagunya.

Jadi jangan lupa untuk menyaksikan penampilan Orkes Keroncong Pesona Solo
Jumat, di Bentara Budaya Solo pada 19 Oktober 2018 | Pukul 19.30 WIB.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X