Simak Daftar Lengkap Nominasi FFI 2018

Kompas.com - 09/11/2018, 23:23 WIB
Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina the Murderer in Four Acts Istimewa/Marlina si Pembunuh dalam Empat BabakFilm Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak atau Marlina the Murderer in Four Acts

JAKARTA, KOMPAS.com - Festival Film Indonesia (FFI) 2018 telah mengumumkan daftar-daftar nominasinya di La Moda Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018) malam. Ada 22 kategori yang diumumkan dalam penyelenggaraan FFI ke-38 ini.

Proses seleksi dan nominasi dilakukan dalam dua tahap dengan dipimpin oleh Nia Dinata sebagai Ketua Komite Penjurian. Pertama seleksi nominasi oleh asosiasi terkait, lalu pemilihan pemenang oleh juri independen dan anggota FFI.

Film-film yang diseleksi adalah film yang tayang di bioskop berbayar dari akhir September 2017 hingga akhir September 2018.

Baca juga: Penyelenggaraan Festival Film Indonesia 2018 Akan Pulang ke Jakarta

Berikut daftar lengkap nominasi FFI 2018:

A. Film Cerita Panjang Terbaik
1. Aruna & Lidahnya.
2. Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
3. Sekala Niskala
4. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta

B. Sutradara Terbaik
1. Edwin - Aruna & Lidahnya
2. Kamila Andini - Sekala Niskala
3. Mouly Surya - Marlina Si Pembunuh Dalam Empat
Babak

C. Penulis Skenario Asli Terbaik
1. Andibachtiar Yusuf dan M. Irfan Ramli - Love For Sale
2. Gina S Noer, Mira Lesmana, Riri Riza, dan Arie Kriting -
Kulari ke Pantai
3. Kamila Andini - Sekala Niskala
4. Mouly Surya dan Rama Adi - Marlina Si Pembunuh
Dalam Empat Babak
5. Vera Varidia - Koki-koki Cilik

D. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
1. Johanna Wattimena dan Upi - Teman Tapi Menikah,
adaptasi Novel #TemanTapiMenikah karya Ayudia Bing
Slamet & Ditto Percussion
2. Rano Karno - Si Doel The Movie, adaptasi karakter
Serial Televisi “Si Doel Anak Sekolahan” karya Rano Karno
3. Titien Wattimena - Arunda & Lidahnya, adaptasi Novel
Aruna & Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak

E. Pengarah Sinematografi Terbaik
1. Anggi Frisca - Sekala Niskala
2. Batara Goempar - Sebelum Iblis Menjemput
3. Hani Pradigya - Wage
4. Ipung Rachmat Syaiful - Wiro Sableng: Pendekar
Kapak Maut Naga Geni 212
5. Yunus Pasolang - Marlina Si Pembunuh Dalam Empat
Babak

F. Pengarah Artistik Terbaik
1.Adrianto Sinaga - Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut
Naga Geni 212
2. Allan Sebastian dan Edy Wibowo - Sultan Agung:
Tahta, Perjuangan, Cinta
3. Frans XR Paat - Wage
4. Frans XR Paat - Kafir
5. Frans XR Paat - Marlina Si Pembunuh Dalam Empat
Babak

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X