Konser Persahabatan Indonesia-Selandia Baru Menggema di Opera House Wellington - Kompas.com

Konser Persahabatan Indonesia-Selandia Baru Menggema di Opera House Wellington

Kompas.com - 10/11/2018, 14:05 WIB
Symphony of Friendship yang digelar di Opera House Wellington, Jumat (9/11/2018) tadi malam.
Dokumentasi Pribadi Symphony of Friendship yang digelar di Opera House Wellington, Jumat (9/11/2018) tadi malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai bentuk persahabatan antara Indonesia dan Selandia Baru, KBRI untuk Wellington menggagas konser persahabatan bertajuk Symphony of Friendship yang digelar di Opera House Wellington, Jumat (9/11/2018) tadi malam.

Selain untuk mempererat persahabatan, konser ini juga ingin menjadi jembatan untuk melahirkan pemahaman kepada dunia bahwa Indonesia adalah bagian dari regional Pasifik, bagian dari masyarakat Melanesia dan Polynesia.

Dalam konser tersebut, lagu-lagu dari Indonesia Timur yakni Papua, Maluku dan NTT dinyanyikan dengan apik bersama lagu dan musik Maori, suku asli Selandia Baru.

"Lima provinsi kita; Papua dan Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara serta Nusa Tenggara Timur secara geografis terletak di Pasifik. Masyarakat yang tinggal di kelima provinsi tersebut mayoritasnya adalah Melanesia dan Polinesia. Fakta geografis dan kultural tersebut mengkonfirmasi bahwa kita adalah bagian dari Pasifik, bagian dari masyarakat Melanesia dan Polinesia" jelas Tantowi Yahya, Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga yang turut hadir dalam konser tersebut.

Baca juga: Digelar Jumat Ini, Konser 60 Tahun Persahabatan RI-Selandia Baru

"Sebagai bagian dari Pasifik, kita mempunyai perhatian besar terhadap dinamika yang terjadi di kawasan penting ini," lanjut Tantowi.

Beberapa penyanyi Indonesia turut memeriahkan konser berdurasi 90 menit ini, seperti Edo Kondologit (Papua) dan Andmesh Kamaleng (NTT) serta Gita Gutawa. Lalu dua penyanyi Maori terkenal; Maisey Rika dan Tama Waipara juga turut serta.

Mereka semua bernyanyi dengan iringan Orchestra Wellington yang dipimpin oleh konduktor Erwin Gutawa. Lagu-lagu terkenal seperti Pangkur Sagu, Rame-Rame, Bolelebo, Gemufamire, Siomama bersama lagu-lagu Maori terkenal seperti Pokare Kare Ana, Humanu, Tangaroa Whakamautai serta Hine E Hine berkumandang dalam konser itu.

Konser di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, "God Defend New Zealand" dan "Indonesia Raya", yang dinyanyikan oleh paduan suara anak-anak, Wellington Young Voice dan Orchestra Wellington.

Setelah itu Ketua Parlemen kedua negara secara bergantian menyampaikan sambutan yang didahului oleh Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, lalu dilanjutkan oleh Ketua Parlemen Selandia Baru, Trevor Mallard.

Baca juga: The Symphony of Friendship, Merangkul Pasifik Melalui Musik

Keduanya secara khusus mengapresiasi konser persahabatan ini sebagai upaya dalam merekatkan hubungan bangsa kedua negara.

"Saya merinding mendengar Indonesia Raya dinyanyikan oleh paduan suara anak-anak dan Orkestra Selandia Baru", ujar Darius Sinathrya, salah satu artis Tanah Air yang datang langsung dari Jakarta.

Sebanyak 1.300 orang hadir untuk menyaksikan konser dengan suasana yang begitu hangat ini. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Kehakiman Selandia Baru Andrew Little dan tokoh-tokoh masyarakat Maori.

Sedangkan dari Indonesia terlihat beberapa anggota DPR RI, pengusaha Rachmat Gobel, beberapa Pemimpin Redaksi media terkemuka, serta para artis televisi penerima Panasonic Gobel Awards.



Close Ads X