Pria yang Melompat ke Panggung Konser Taylor Swift Diduga Lakukan Pembunuhan

Kompas.com - 26/12/2018, 17:28 WIB
Taylor Swift tampil pada acara iHeartRadio Jingle Ball 2017 di Madison Square Garden, New York, pada 7 Desember 2017. AFP PHOTO / ANGELA WEISSTaylor Swift tampil pada acara iHeartRadio Jingle Ball 2017 di Madison Square Garden, New York, pada 7 Desember 2017.

KOMPAS.com -- Seorang pria yang pernah menyebabkan kekacauan di konser Taylor Swift pada 2015 lalu, diduga telah melakukan pembunuhan.

Hal ini diungkapkan oleh pihak kepolisian San Diego, Amerika Serikat.

"Pria yang diduga memukuli seorang pria hingga tewas di Distrik Midway awal bulan ini adalah orang yang sama dengan yang naik ke panggung di konser Taylor Swift pada 2015," kata seorang petugas kepolisian setempat, Senin (24/12/2018).

Pada 2015, Christian Ewing (29) melompat ke atas panggung konser Taylor Swift di Petco Park, San Diego, California, dan melukai salah satu petugas keamanan bintang pop itu.

Ewing kemudian ditangkap. Namun, ia melakukan pelanggaran pembebasan bersyarat sehingga ditangkap kembali.

Pada Senin pekan ini, Ewing lagi-lagi ditahan karena diduga membunuh seorang pria bernama Gregory Freeman.

Freeman (57) ditemukan pada 5 Desember di 3900 Rosecrans Street dekat jembatan Interstate 5.

Dia mengalami luka pada bagian atas tubuhnya dan dilarikan ke rumah sakit terdekat di mana dia meninggal dunia empat hari setelah serangan.

Seorang saksi mengatakan kepada polisi bahwa korban berada di tanah ketika seorang pria tak dikenal mulai memukulinya dengan semacam benda.

Baca juga: Taylor Swift Lacak Penguntit dengan Pasang Pendeteksi Wajah Saat Konser

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X