Rami Malek: Dunia Membutuhkan Cerita-cerita seperti Bohemian Rhapsody

Kompas.com - 25/02/2019, 12:24 WIB
Rami Malek menerima Piala Oscar untuk Best Actor pada Academy Awards 2019 di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Minggu (24/2/2019). INVISION/AP IMAGES/CHRIS PIZZELLORami Malek menerima Piala Oscar untuk Best Actor pada Academy Awards 2019 di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Minggu (24/2/2019).
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

HOLLYWOOD, KOMPAS.com -- Rami Malek (37) mengatakan bahwa keberhasilan film Bohemian Rhapsody merupakan bukti bahwa dunia membutuhkan cerita-cerita seperti itu.

Malek menyampaikan hal itu ketika menerima trofi sebagai Best Actor in a Leading Role dalam Academy Awards 2019 atau Oscars 2019 di Dolby Theatre, Hollywood and Highland Center, Los Angeles, California, AS, pada Minggu (24/2/2019) malam waktu setempat.  

Ia memainkan karakter Freddie Mercury dalam Bohemian Rhapsody, film mengenai band legendaris Queen dan vokalis band itu, Mercury.

Dalam kategori Best Actor in a Leading Role, ia bersaing dengan Bradley Cooper, Christian Bale, Willem Dafoe, dan Viggo Mortensen.

Baca juga: Rami Malek Bawa Pulang Piala Oscar 2019 sebagai Aktor Terbaik

Di panggung pergelaran Oscars 2019, pertama-tama Rami Malek mengucapkan terima kasih kepada keluarganya dan memberi penghormatan untuk mendiang ayahnya.

"Ayah saya tidak bisa melihat saya melakukan semua ini, tetapi menurut saya dia sekarang sedang melihat saya dari atas," ucapnya.

"Ini merupakan sebuah momen yang luar biasa," imbuhnya.

Baca juga: Rami Malek Raih Penghargaan Aktor Terbaik Golden Globes 2019

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia bukan "pilihan pertama" untuk berperan sebagai Mercury, tetapi, "Saya kira itu berhasil."

Rami Malek berterima kasih kepada Queen, "Karena mengizinkan saya untuk menjadi bagian terkecil dari warisan Anda yang luar biasa dan fenomenal," dengan mengatakan bahwa ia, "Selamanya berutang kepada mereka (Queen)."

Baca juga: Bohemian Rhapsody, Kembalinya Kemegahan Queen dan Freddie Mercury

Ia juga berbicara mengenai nilai penting film Bohemian Rhapsody, merujuk ke dirinya ketika berusia lebih muda.

"Bocah itu sedang berjuang dengan identitasnya, berusaha mencari tahu sendiri," ucapnya.

"Kepada siapa pun yang berjuang dengan suara mereka dan berusaha menemukan suara mereka--dengarkan, kami membuat film tentang seorang imigran yang menjalani kehidupannya sendiri tanpa menyesal," sambungnya.

"Fakta bahwa saya merayakan ia, dan kisah ini bersama Anda malam ini, merupakan bukti bahwa kita merindukan cerita-cerita seperti ini. Saya adalah putra imigran dari Mesir. Saya adalah orang Amerika generasi pertama. Namun, cerita saya sedang ditulis sekarang dan saya tidak bisa lebih bersyukur kepada setiap dari Anda dan semua orang yang percaya kepada saya," ucapnya pula.

Baca juga: Queen dan Adam Lambert Akan Tampil di Oscar 2019

Queen bersama Adam Lambert membuka pergelaran Academy Awards 2019. Mereka membawakan sebuah medley dari dua hit mereka, "We Will Rock You" dan "We Are The Champions".



Sumber NME.com
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X