Malam Budaya Peringati Revolusi Palestina

Kompas.com - 28/02/2019, 11:21 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun saat menyampaikan keterangan pers mengenai perjanjian perdagangan Indonesia dengan Palestina di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kanan) dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun saat menyampaikan keterangan pers mengenai perjanjian perdagangan Indonesia dengan Palestina di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).
Penulis Jodhi Yudono
|

JAKARTA, KOMPAS.com--Malam Kebudayaan Palestina (Palestinian Cultural Night) diselenggarakan di Jakarta, Rabu, untuk memperingati 54 Tahun Revolusi Palestina.

Acara tersebut, yang bertempat di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina Din Syamsuddin, sejumlah duta besar negara sahabat, serta masyarakat umum.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun dalam sambutannya menyatakan bahwa acara tersebut digelar untuk menunjukkan semangat dan perjuangan bangsa Palestina, yang tidak pernah putus untuk memperoleh kemerdekaan, yang dimulai sejak Revolusi Palestina 1 Januari 1965.

"Malam ini melalui diplomasi budaya, kami ingin suara kami didengar lebih lantang dan jelas di dunia," kata Zuhair.

Dalam acara tersebut, Dubes Zuhair secara khusus menyampaikan terima kasih atas dukungan bangsa Indonesia --yang terus-menerus-- bagi bangsa Palestina untuk meraih kemerdekaan sejati dengan Al Quds Asy- Syarif atau Jerusalem sebagai ibu kotanya.

Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina Din Syamsuddin menyebut Malam Kebudayaan Palestina yang baru pertama kali diadakan di Indonesia sebagai simbol kedekatan hubungan kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Din mengajak masyarakat Indonesia untuk memastikan komitmen dan solidaritas bagi perjuangan bangsa Palestina.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut menampilkan tari tradisional Palestina yaitu Dabka, yang diiringi lantunan lagu oleh penyanyi Palestina Numan Al Jalmawi.

Selain itu ditampilkan pula tari Ratoeh Jaroe yang berasal dari Aceh.

Baca juga: Lawatan resmi pertama dubes RI ke Ramallah, bahas penguatan kerja sama Indonesia-Palestina Baca juga: Kelas Bahasa Indonesia dibuka di Palestina untuk pertama kalinya Baca juga: Human Initiative bersama Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat bangun sekolah di Palestina

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X