Band GIGI Jaga Eksistensi Lewat YouTube

Kompas.com - 29/03/2019, 11:04 WIB
GIGI Band saat jumpa pers Konser 25 Tahun di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019). KOMPAS.com/IRA GITAGIGI Band saat jumpa pers Konser 25 Tahun di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menginjak usia 25 tahun, grup Band GIGI berusaha untuk selalu menjaga eksistensinya. Salah satunya dengan membuat konten untuk YouTube.

Saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini, sang pemain drum  Gusti Hendy mengatakan bahwa mereka telah mengelola kanal Youtubenya selama empat tahun belakangan.

"Kesadaran kaminya sih, ya itu tadi industri berubah. Sekitar tiga atau empat tahun ya kami harus ngidupin (kanal YouTube) GIGI Band Official. Ya kalau kita enggak sadar akan tertinggal," kata Hendy.

Vokalis Armand Maulana menambahkan, dia dan kawan-kawan banyak bercerita tentang aktivitas mereka. 

"Contohnya di Gigi Band Official itu, kami bikin vlog. Sebetulnya di Gigi Band Official itu bisa macam-macam, kayak Hendy ngebedah lagu atau saya," Armand.

Baca juga: Berusia 25 Tahun, GIGI Akan Sajikan Konser di Yogyakarta

Selain itu, GIGI juga menerima permintaan dari pengemar mereka tentang konten apa saja yang ingin dibuat.

"Ada (permintaan fans) juga, request vlognya. Jadi ada vlog makan terus banyak yang seneng," sambungnya.

Baca juga: GIGI Hindari Suasana Pilpres untuk Konser Ulang Tahun ke-25



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X