Festival Musik Rumah Kembali Digelar

Kompas.com - 11/05/2019, 12:14 WIB
Ilusterasi: Festival Musik Rumah tahun 2018Dok. FMR Ilusterasi: Festival Musik Rumah tahun 2018


JAKARTA, KOMPAS.com--Festival Musik Rumah kembali berlangsung tahun ini pada 16-17-18 Agustus untuk merayakan kebhinekaan, merawat kebersamaan, dan menjalani kebahagiaan.

Festival Musik Rumah (FMR) adalah kegiatan bersama tuan rumah dan penampil melalui media konser di rumah dengan semangat kebersamaan.

Penyelenggaraan FMR bersifat partisipatoris dan tidak untuk profit, di mana yang dianggap sebagai rumah adalah: tempat tinggal keluarga, tempat berkumpul komunitas, panti layanan publik (panti asuhan, panti jompo, rumah sakit, rumah penjara), dan sejenisnya.

Partisipasi sukacita para pemusik dan tuan rumah di festival musik 'terluas’ ini tahun lalu, memberi kesan yang mendalam dan dampak yang baik. Tidak kurang dari 42 tuan rumah yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Kamboja, Jerman dan ratusan pemusik berpartisipasi dalam tiga hari penyelenggaraan Festival Musik Rumah 2018.

Petrus Briyanto Adi (Adoy, personel kelompok musik Bonita & The Hus Band), terinspirasi dari pengalaman menjalankan program home concert LIVE AT RUMAHBONITA sejak 2015 dan tur mandiri Bonita & The Hus Band #BeNiceToEachOther 2015 dan #BelongToEachOther 2017.

Pengalaman itu menguatkan kenyataan bahwa musik menjadi ruang perjumpaan dan berbagi energi baik, bahkan di wilayah yang privat dan intim, ia tidak melulu dilihat dari kacamata hiburan atau industri kreatif. Dengan niat merayakan kebhinekaan, kebersamaan sekaligus menjadi penawar agresifnya pembangunan sekat-sekat pemisah masyarakat saat ini, Adoy menginisiasi FMR dengan bantuan teman-teman dekatnya.

Jika tahun lalu bertema “Merayakan Kebhinekaan dan Merawat Kebersamaan”, FMR tahun ini bertema “Merayakan Kebhinekaan, Merawat Kebersamaan, Menjalani Kebahagiaan”.

“Menjalani Kebahagiaan” ditambahkan dalam tema FMR tahun ini untuk menguatkan kesadaran bersama bahwa kebahagiaan bukanlah semata tujuan, lebih dari itu: pilihan menjalani hidup.

FMR juga merupakan bentuk nyata bahwa musik hidup dalam keseharian bahkan dalam unit masyarakat yang paling kecil yaitu keluarga/ rumah.

“Berbeda dengan pandangan yang berusaha memasifkan dan menstrukturkan ekosistem, di mana event musik atau konser haruslah diadakan oleh promotor yang punya lisensi khusus, FMR tidak. Karena musik bukan barang eksklusif, musik hidup dalam keluarga-keluarga dan kelompok-kelompok kecil masyarakat. Itu kondisi nyata, dan itu membahagiakan serta mempersatukan,” jelas Adoy tentang salah satu misi penyelenggaraan FMR.

Mengambil semangat dari Seni Kejadian Berdampak Upacara Kebo Ketan karya Bramantyo Prijosusilo dan LSM Kraton Ngiyom Ngawi Jawa Timur (Bonita & The Hus Band aktif berpartisipasi dan memberi dukungan), FMR juga diharapkan dapat menjadi sarana serbuk silang kreativitas, kesenian, dan persahabatan.

Di tahun ini peserta dari luar Indonesia bertambah dalam persaudaraan Nusantara. Musisi Azmyl Yunor dari Malaysia dan kawan-kawan akan turut berpartisipasi sekaligus melakukan tur di beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Dari saling berjumpa dan mengalami momen konser yang intim dan akrab, kita bisa saling belajar, memperkaya dan memberdayakan,” tutur Adoy.

FMR menyarankan agar setiap konser dapat disiarkan secara langsung di dunia maya atau setidaknya didokumentasi dan dibagi tautan daringnya kepada umum.

“Live stream dan dokumentasi online dari masing-masing konser akan membantu khususnya yang tidak bisa hadir langsung menikmati konser. Namun tetap perlu diingat bahwa hadir dan menikmati langsung konser rumahlah yang utama. Di sana kita akan bersama banyak belajar menyimak, mengapresiasi, menjamu, bertamu, guyub, mempersiapkan, berbenah, luwes, santun, membantu, melayani dan sebagainya,” terang Adoy tentang bermaknanya hadir langsung di rumah konser nanti.

Siaran pers ini menandakan dibukanya pendaftaran partisipan Festival Musik Rumah 2019 (16-17-18 Agustus 2019). Ada dua bentuk partisipasi: tuan rumah dan penampil. Disarankan tuan rumah tahu kapan dan siapa yang akan konser di rumahnya, begitu pula sebaliknya penampil tahu akan tampil kapan dan di rumah mana. Panitia akan membantu pengaturan jadwal bagi kedua belah pihak partisipan yang belum tahu kapan, siapa, dan di mana konsernya berlangsung.

Partisipan dipersilakan mengirimkan email permintaan infromasi ke: festivalmusikrumah@gmail.com. Inkuiri media disampaikan via Whatsapp ke nomor: +62 818905040.

Dokumentasi Festival Musik Rumah 2018 dan informasi mengenai FMR bisa dilihat di website: festivalmusikrumah.id dan laman Facebook: Festival Musik Rumah dan kanal YouTube: Festival Musik Rumah.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X