Musisi Pukul Kumpul Galang Dana

Kompas.com - 28/05/2019, 19:28 WIB
Ilusterasi KaunangIlusterasi
Penulis Jodhi Yudono
|


JAKARTA, KOMPAS.com--"Kumpul Pikul Pukul" adalah sebuah event sosial yang digagas oleh para musisi pukul yang terdiri para perkusionis muda yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan. Kali ini, acara tersebut diadakan pada Sabtu, 25 Mei 2019 di Join Kopi, Bulungan, Jakarta Selatan.

Berbeda dengan Kumpul Pikul Pukul #1 tahun lalu yg hasil donasi diberikan kepada komunitas anak jalanan, kali ini pemberian donasi ditujukan lebih ke personal.

Mengusung tema "Berbagi Bunyi", di tahun kedua ini Kelompok Tabuh Perkusi sukses mengumpulkan sejumlah uang, yang hasilnya di donasikan untuk pemain Bonang Penerus bernama Pak Talim.

Pak Talim merupakan pengrawit senior yang tergabung dalam Sanggar Redi Waluyo. Kini usia beliau sudah 70 tahun, lebih dari separuh hidupnya beliau mengabdi terhadap seni Perkusi. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, beliau juga masih mengajar karawitan di sanggar tersebut.

Kumpul Pikul Pukul juga merupakan ajang silaturahmi bagi para pemain perkusi di tanah air. Tahun ini, performer yang tampil sangat bervariatif.

Ini membuktikan bahwa seni perkusi sangatlah luas dan bisa digabungkan dengan berbagai instrumen. Beberapa performer yang tampil di antaranya Azka Rindra (kids drummer), Horjabius, Raksasa Perkusi, Endang Ramdan & Cucu Zbet, Mahagenta, Hendrikus, Jalu G.Pratidina, Jakarta Darbuka Club, Kresipah, Retum Ensamble, Boy Beat, ID Bekasi, The Couple Percussion, Jeffri Dayak Feat Ipin Noh dan juga ada klinik kendang oleh Kendangers Bandung.

Kelompok Tabuh Perkusi berharap dengan diadakan acara ini, bisa mengapresiasi dan  membantu pemain perkusi lainnya yang sudah tidak produktif. Selain itu bisa sekaligus mengenalkan kesenian perkusi kepada masyarakat luas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X