Juliana Mengaku Jadi Korban Tabrak Lari dan Tak Ada yang Menolongnya

Kompas.com - 22/07/2019, 20:44 WIB
Juliana Moechtar dalam jumpa pers peluncuran Pop Mix of The Stars di Mitra Terrace, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Juliana Moechtar dalam jumpa pers peluncuran Pop Mix of The Stars di Mitra Terrace, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com--Istri mendiang Herman "Seventeen", Juliana Moechtar mengaku menjadi korban tabrak lari di tol Jagorawi Km 18 pada Senin (22/7/2019) pukul 01.00 WIB dini hari.

"Sebenarnya, enggak ngerti deh tiba-tiba ada truk aja, saya langsung nabrak, truknya jalan aja. Dengan kondisi mobil yang hancur banget seharusnya dia turun tapi enggak tau kenapa lari," ujar juliana kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Juliana menambahkan bahwa setelah kecelakaan, tak ada satu orang pun yang menolongnya.


Baca juga: Kecelakaan di Tol, Mobil Juliana Hancur dan Ditinggal Kabur

"Terus aku dua puluh menitan lah di pinggir jalan itu enggak ada siapa-siapa, enggak ada yang ngeliat, nolongin," ungkap Juliana.

Pertolongan baru datang ketika ibu dua anak ini menelpon temannya.

"Nah pas waktu itu aku pikir aku harus ke mobil lagi nih ambil handphone, aku matiin mesinnya kan, kan takut meledak, aku hubungin siapapun kerabat aku, baru datang," kata Juliana.

"Polisi baru datang, jasa marga baru datang teman-temanku, ya sudah terus diantar ke rumah sakit," kata Juliana lagi.

Sebelumnya Juliana diketahui mengalami kecelakaan saat mengendarai mobilnya. Karena insiden ini, mobil Juliana ringsek pada bagian depan. Beruntung tak ada luka serius yang diderita oleh Juliana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X