Gareng Salatiga Meninggal akibat Kecelakaan, Ini Kronologinya

Kompas.com - 15/08/2019, 22:39 WIB
Seniman ketoprak Gareng Salatiga meninggal dunia akibat kecelakaan di tol Ngawi-Kertosono, Jawa Timur pada Rabu (14/8/2019). Mobil yang ditumpangi Gareng tampak ringsek setelah menabrak truk. Satlantas Polres Ngawi via Surya.co.idSeniman ketoprak Gareng Salatiga meninggal dunia akibat kecelakaan di tol Ngawi-Kertosono, Jawa Timur pada Rabu (14/8/2019). Mobil yang ditumpangi Gareng tampak ringsek setelah menabrak truk.
Editor Kistyarini

NGAWI, KOMPAS.com - Seniman ketoprak Gareng Salatiga atau Gareng Semarang meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Ngawi-Kertosono, KM 569.800 jalur B, tepatnya masuk Desa Jengrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (14/8/2019) pagi sekitar 04.30 WIB.

Pria yang dilahirkan dengan nama Angga Ardiyanta itu tutup usia di RSI At-Tin Husada, Ngawi, pada Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Mobil Daihatsu Terios bernopol H-8853-WL yang dikemudikan adiknya, Adine Angga (21) warga Pabelan, Semarang, menabrak truk tronton bernopol K-1493-OF yang dikemudikan Yogo Pangesti Eko Putro (23), warga Jebres, Surakarta.

Kanit Laka Lantas Polres Ngawi, Iptu Cipto Utoyo, saat dikonfirmasi mengatakan, saat itu Gareng duduk di kursi depan di samping sopir.

Kendaraan yang ditumpanginya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Surabaya menuju Semarang.

Cipto menuturkan, dari pengakuan sopir, pada saat itu sopir Adine Angga, mengaku ngantuk sehingga kurang berkonsentrasi saat mengemudi.

Hingga akhirnya, mobil yang dikemudikannya menabrak truk tronton yang melaju searah di jalur sebelah kiri.

"Jelas ngantuk, dia (sopir) bilang ngantuk. Karena ngantuk, kurang konsentrasi, akhirnya menubruk bagian belakang truk tronton," kata Cipto saat dikonfirmasi, Kamis (15/8/2019) pagi.

Mobil Terios yang dikemudikan oleh adik Gareng menabrak bagian bak truk sebelah kanan, hingga bagian mesin mobil ringsek separo pada bagian sebelah kiri.

Gareng yang duduk di kursi depan, mengalami luka di bagian kepala akibat benturan yang sangat keras tersebut.

"Yang Pak Gareng pada saat itu kritis, tunuhnya tidak ada -apa, tetapi mengalami luka di bagian kepala. Sementara sopirnya luka ringan," jelasnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X