Ketika Agnez Mo Menjawab Serbuan "Jempol" Pedas Netizen

Kompas.com - 25/08/2019, 18:31 WIB
Agnez Mo menghadiri perhelatan iHeart Radio Awards 2019 yang digelar di Microsoft Theater, Los Angeles, AS, Kamis (14/3/2019) waktu setempat. Instagram/iHeart RadioAgnez Mo menghadiri perhelatan iHeart Radio Awards 2019 yang digelar di Microsoft Theater, Los Angeles, AS, Kamis (14/3/2019) waktu setempat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penampilan terkini dari penyanyi Agnez Mo baru-baru ini mendapat respons negatif dari sejumlah netizen alias warganet.

Komentar-komentar pedas mereka terlihat menghiasi beberapa foto teranyar yang diunggah Agnez di akun Instagram-nya. 

Agnez tampak mengenakan busana minim perpaduan merah dan hitam. Gaya berpakaiannya itu untuk tampil sebagai bintang tamu dalam video musik Megan Thee Stallion berjudul "Hot Girl Summer".

Sebagian warganet pun beranggapan bahwa pelantun "Coke Bottle" tersebut terlalu berani berbusana, hingga ada yang menyebutnya telah melupakan akar budaya Indonesia.

Mereka berkomentar, "Ini sih meninggalkan adat ketimuran tempat agnez dilahirkan" atau "Sayangnya gayanya enggak kaya dulu, terlalu ingin dibarat2kan".

Ada pula yang merespons postingan Agnez dengan menyebut, "Emang supaya go international, bajunya harus kebuka2 gitu?".

Menanggapi kritikan warganet itu, Agnez tak mau ambil pusing. Ia bahkan merasa penampilannya itu termasuk biasa.

Baca juga: Penampilan Agnez Mo Bergaya Rambut Cornrow, Terinspirasi Wanita Papua

"Biasa aja. Kan kita enggak bisa mengharapkan semua orang pasti suka. Tapi kan banyak banget yang suka," ujar Agnez dalam sebuah wawancara dalam video di kanal YouTube Beepdo, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (25/8/2019).

"Jadi kenapa mesti pusing sama yang negatif. Itu mah dandan biasa ya," tambahnya.

Ia kemudian mempersilakan orang-orang mengecek pemilihan busananya dalam video musik "Bilang Saja" yang dirilis tujuh tahun lalu.

Agnez melanjutkan, bahkan saat ia mengeluarkan album berjudul Whaddup A'..?! pada 2005, penampilannya sudah seperti itu.

"Kalau lihat baju saja di zaman, coba deh lihat waktu saja di zaman "Bilang Saja", he he he. Sama aja kayak gitu juga. Jadi enggak ada yang beda. Cuma ya itu, harus cari fakta dulu deh. Dari zaman "Bilang Saja", Whaddup A, semua baju saya ya begitu," ujar Agnez sambil tertawa kecil.

"Bahkan dulu "Bilang Saja", pada saat dulu sensor belum terlalu gila ya, penari saya dan saya waktu itu semua pada segini-segini pakaiannya (terbuka bagian perut). Dulu kayaknya biasa. Ha ha ha," imbuhnya.

Baca juga: Gaya Rambut Cornrow Agnez Mo dan Pro Kontranya



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X