Iis Sugianto Ungkap Alasan Diperiksa KPK untuk Kasus Emirsyah Satar

Kompas.com - 29/08/2019, 19:28 WIB
Penyanyi pop Istiningdiah Sugianto atau Iis Sugianto selesai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (15/1/2018). Kompas.com/Robertus BelarminusPenyanyi pop Istiningdiah Sugianto atau Iis Sugianto selesai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (15/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com--Penyanyi pop Iis Sugianto menjelaskan bagaimana duduk masalah yang menyebabkan ia diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) pada 13 Agusus 2019 lalu.

Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

"Jadi sebenarnya kejadian tahun 2011. Saya jual rumah, yang beli, mertuanya yang oknum korupsi. Saya enggak tahu beli dari mana, yang beli mertuanya," ujar Iis saat ditemui di jumpa pers Golden Memories Asia, di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).

"Karena saya kenal dari broker, saya dikenalin lah sama mertuanya. Kemarin saya membantu KPK memberikan data dan membantu pemerintah memberantas korupsi," imbuh Iis.

Baca juga: KPK Dalami Pembelian Rumah Iis Sugianto oleh Kelurga Emirsyah Satar

Saat itu, kata Iis, dirinya tak menaruh curiga pada pembeli rumahnya. Iis pun tak menyangka bahwa uang yang digunakan untuk membeli rumahnya adalah uang hasil korupsi.

"Enggak ada sama sekali. Yang datang orangtua, nenek-nenek yang beli. Masa kasus sih, tahunya pakai uang mantunya yang korupsi, Emirsyah Dirut Garuda," ungkapnya.

Meski harus diperiksa KPK, namun Iis mengaku diperlakukan dengan baik.

"Enggak deg-degan, baik sekali. Kita ketawa-ketawa sama penyidik karena mereka tahu saya tak tahu apa-apa. Saya enggak terlibat," kata Iis.

Sebelumnya Iis dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X