Tak Lagi Arini dan Richard, Kisah Love For Sale 2 Lebih Kompleks

Kompas.com - 04/09/2019, 15:26 WIB
Para pemain dan produser Love For Sale 2 dalam jumpa pers di kantor Visinema Pictures, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanPara pemain dan produser Love For Sale 2 dalam jumpa pers di kantor Visinema Pictures, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada yang berbeda dari sekuel film drama percintaan Love For Sale. Sutradara Andibachtiar Yusuf mengatakan, kisah Love For Sale 2 akan lebih kompleks.

Sebab film ini tidak fokus pada dua karakter saja, melainkan lebih banyak karakter yang bermain.

Diketahui pada film pertamanya, fokus cerita lebih kepada sosok romansa Arini ( Della Dartyan) dengan Richard (Gading Marten), bujang lapuk yang kesepian dan mencari wanita lewat aplikasi perjodohan.

"Kelanjutan cerita dan penuturan sama. Menariknya, kalau kompleksitas film pertama cuma dua orang, yang kedua lebih banyak dan kompleksitas lebih tinggi," kata Andibachtiar di kantoe Visinema Pictures, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Della Dartyan Didapuk Jadi Pemeran Utama Love for Sale 2, Bagaimana dengan Gading Marten?

Untuk sekuel ini, karakter Richard dalam film ini tidak ada. Sebagai penulis skenario pula, Andibactiar memilih jalan cerita Arini sebagai sekuelnya.

Alasannya, ia ingin mengambil jalan yang berbeda dari film sebelumnya. Sosok Arini ingin diperkenalkan lebih dalam lagi.

"Kami repacked Love For Sale yang kedua," kata Andibachtiar.

"Saya suka sesuatu yang dekat dengan kita. Love For Sale 2 adalah sesuatu yang membumi saja. Yang pertama pria kesepian dan problematikanya. Tapi, yang ini problematika lebih luas," kata dia.

Proses syuting film Love For Sale 2 sudah rampung. Adapun, saat ini filmnya masih dalam proses editing dan belum ada jadwal tayang.

Baca juga: Sutradara Umumkan Love for Sale 2, Gading Marten Tunggu Keseruannya

Love For Sale 2 menceritakan tentang Indra Tauhid alias Ican, pria berusia 33 tahun, berkali-kali dihadapkan dengan upaya perjodohan ibunya, Rosmaida.

Ican yang merupakan lelaki berpendidikan modern belum juga menikah. Ros ingin Ican segera menikah. Sebaliknya, Ican menganggap menikah belum menjadi prioritasnya.

Kontradiksi ini kerap memicu adu mulut di antara mereka berdua. Hingga akhir, Ican merasa perdebatan dengan Ros perlu disudahi.

Ican memesan calon menantu palsu, Arini, melalui aplikasi kontak jodoh, Love Inc.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X